Page 258 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 258
Analisis data kualitatif adalah bersifat induktif, yaitu suatu analisis
berdasarkan data yang diperoleh, selanjutnya dikembangkan menjadi
hipotesis. Berdasarkan hipotesis yang dirumuskan berdasarkan data tersebut,
selanjutnya dicarikan data lagi secara berulang-ulang sehingga selanjutnya
dapat disimpulkan apakah hipotesis tersebut diterima atau ditolak
berdasarkan data yang terkumpul. Bila berdasarkan data yang dapat
dikumpulkan secara berulang-ulang dengan teknik triangulasi, ternyata
hipotesis diterima, maka hipotesis tersebut berkembang menjadi teori.
B. Proses Analisis Data
Analisis data dalam penelitian kualitatif dilakukan sejak sebelum memasuki
Iapangan , selama di lapangan, dan setelah selesai di lapangan. Dalam hal ini
Nasution (1988) menyatakan "Analisis telah mulai sejak merumuskan dan
menjelaskan masalah, sebelum terjun ke lapangan, dan berlangsung terus
sampai penulisan hasil penelitian. Analisis data menjadi pegangan bagi
penelitian selanjutnya sampai jika mungkin, teori yang "grounded". Namun
dalam penelitian kualitatif, analisis data lebih difokuskan selama proses di
lapangan bersamaan dengan pengumpulan data. In fact, data analysis in
qualitative research is an on going activity that occures throughout the
investigative process rather than after process. Dalam kenyataannya,
analisis data kualitatif berlangsung selama proses pengumpulan data dari
pada setelah selesai pengumpulan data.
1. Analisis Sebelum di lapangan
Penelitian kualitatif telah melakukan analisis data sebelum peneliti
memasuki lapangan. Analisis dilakukan terhadap data hasil studi
pendahuluan, atau data sekunder, yang akan digunakan untuk menentukan
fokus penelitian, Namun demikian fokus penelitian ini masih bersifat
semen tara, dan akan berkembang setelah peneliti masuk dan selama di
lapangan. Jadi ibarat seseorang ingin mencari pohon jati di suatu hutan.
Berdasarkan karakteristik tanah dan iklirn, rnaka dapat diduga bahwa hutan
tersebut ada pohon jatinya. Oleh karena itu peneliti dalam membuat proposal
penelitian, fokusnya adalah ingin menemukan pohon jati pada hutan
tersebut, berikut karakteristiknya.
Setelah peneliti masuk ke hutan beberapa lama, ternyata hutan
tersebut tidak ada pohon jatinya. Kalau peneliti kuantitatif tentu akan
membatalkan penelitiannya. Tetapi kalau peneliti kualitatif tidak, karena
fokus penelitian bersifat semen tara dan akan berkembang setelah di
lapangan. Bagi peneliti kualitatif, kalau fokus penelitian yang dirumuskan
pada proposal tidak ada di lapangan, maka peneliti akan merubah fokusnya,
tidak lagi mencari kayu jati lagi di hutan, tetapi akan berubah dan mungkin
setelah masuk hutan tidak lagi tertarik pada kayu jati lagi, tetapi beralih ke
245

