Page 260 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 260
Gambar 13.1b. Komponen dalam analisis data (interactive model)
a. Data Reduction (Reduksi Data)
Data yang diperoleh dari lapangan jumlahnya cukup banyak, untuk itu maka
perlu dicatat secara teliti dan rinci. Seperti telah dikemukakan, semakin lama
peneliti ke lapangan, maka jurnlah data akan semakin banyak, kompleks dan
rumit. Untuk itu perlu segera dilakukan analisis data melalui reduksi data.
Mereduksi data berarti merangkum, memilih hal-hal yang pokok,
memfokuskan pad a hal-hal yang penting, dicari tema dan polanya. Dengan
demikian data yang telah direduksi akan memberikan gambaran yang lebih
jelas, dan mempermudah peneliti untuk melakukan pengumpulan data
selanjutnya, dan mencarinya bila diperlukan. Reduksi data dapat dibantu
dengan peralatan elektronik seperti komputer mini, dengan memberikan
kode pada aspek-aspek tertentu.
Pad a gambar 13.2 diilustrasikan bagaimana mereduksi hasil catatan
lapangan yang kompleks, rumit dan belum bermakna. Catatan lapangan
berupa huruf besar, huruf kecil, angka dan simbul-simbul yang masih
semrawut, yang tidak dapat difahami. Dengan reduksi, maka peneliti
merangkum, mengambil data yang pokok dan penting, membuat
kategorisasi, berdasarkan ' huruf besar, huruf kecil, dan angka. Data yang
tidak penting yang diilustrasikan dalam bentuk simbul-sirnbul seperti %, #,
@ dsb, dibuang karena dianggap tidak penting bagi peneliti.
Dalam suatu situasi sosial tertentu, peneliti dalam mereduksi data
mungkin akan memfokuskan pada orang miskin, pekerjaan sehari-hari yang
dikerjakan, dan rumah tinggalnya. Dalam bidang manajemen, dalam
mereduksi data mungkin peneliti akan mernfokuskan pada bidang
pengawasan, dengan melihat perilaku orang-orang yang jadi pengawas,
metode kerja, tempat kerja, interaksi antara pengawas dengan yang diawasi,
serta hasil pengawasan. Dalam bidang pendidikan, setelah peneliti memasuki
247

