Page 262 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 262

Dalam mereduksi data, setiap peneliti akan dipandu oleh tujuan yang
          akan dicapai. Tujuan utama dari penelitian kualitatif adalah pada temuan.
          Oleh karena itu, kalau peneliti dalam melakukan penelitian,  menemukan
          segala sesuatu yang dip andang asing, tidak dikenal, belum memiliki pola,
          justru  itulah yang harus dijadikan  perhatian  peneliti  dalam melakukan
          reduksi data. Ibarat melakukan penelitian di hutan, maka pohon-pohon atau
          tumbuh-tumbuhan   dan binatang-binatang  yang belum dikenal selama ini,
          justru dijadikan fokus untuk pengamatan selanjutnya.
                 Reduksi data merupakan proses berfikir sensitif yang memerlukan
          kecerdasan dan keluasan dan kedalaman wawasan yang tinggi. Bagi peneliti
          yang masih baru, dalam melakukan reduksi data dapat mendiskusikan pada
          ternan atau orang lain yang dipandang  ahli. Melalui diskusi itu, maka
          wawasan peneJiti akan berkembang,  sehingga dapat mereduksi data-data
          yang memiliki nilai temuan dan pengembangan teori yang signifikan.

          b. Data Disp/ay(penyajian     data)
          Setelah data direduksi,  maka langkah selanjutnya  adalah mendisplaykan
          data. Kalau dalam penelitian kuantitatif penyajian data ini dapat dilakukan
          dalam bentuk tabel, grafik, phie chard, pictogram dan sejenisnya. Melalui
          penyajian data tersebut, maka data terorganisasikan,  tersusun dalam pola
          hubungan, sehingga akan semakin mudah difahami.
                  Dalam penelitian  kualitatif, penyajian data bisa dilakukan dalam
          bentuk  uraian  singkat,  bagan, hubungan  antar kategori, flowchart  dan
          sejenisnya. Dalam hal ini Miles and Huberman (1984) menyatakan "the most
          frequent form of display data for qualitative research data in the past has
          been narrative text". Yang paling sering digunakan untuk menyajikan data
          dalam penelitian kualitatif adalah dengan teks yang bersifat naratif.
                  Dengan  mendisplaykan  data,  maka  akan  memudahkan    untuk
          memahami apa yang terjadi, merencanakan  kerja selanjutnya berdasarkan
          apa yang telah difahami tersebut. "looking at displays help us to understand
          what is happening and to do some thing-further analysis or caution on that
          understanding"  Miles and Huberman (1984). Selanjutnya disarankan, dalam
          melakukan display data, selain dengan teks yang naratif, juga dapat berupa,
          grafik, matrik, network (jejaring kerja) dan chart. Untuk mengecek apakah
          peneliti  telah  memahami  apa yang didisplaykan,  maka perlu dijawab
          pertanyaan berikut. Apakah anda tahu, apa isi yang didisplaykan?

                  Dalam ilustrasi seperti yang ditunjukkan pada gambar 13.2 terlihat
          bahwa, setelah peneliti mampu mereduksi data ke dalam huruf besar, huruf
          kecil dan angka, rnaka langkah selanjutnya  adalah mendisplaykan  data.
          Dalam mendisplaykan  data, huruf besar, huruf kecil dan angka disusun ke
          dalam urutan  sehingga  strukturnya  dapat difahami.  Selanjutnya  setalah



                                           249
   257   258   259   260   261   262   263   264   265   266   267