Page 254 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 254
4. Triangulasi
Dalam teknik pengumpulan data, triangulasi diartikan sebagai teknik
pengumpulan data yang bersifat menggabungkan dari berbagai teknik
pengumpulan data dan sumber data yang telah ada. Bila peneliti melakukan
pengumpulan data dengan triangulasi, maka sebenarnya peneliti
mengumpulkan data yang sekaligus menguji kredibilitas data, yaitu
mengecek kredibilitas data dengan berbagai teknik pengumpulan data dan
berbagai sumber data.
Triangulasi teknik, berarti peneliti menggunakan teknik
pengumpulan data yang berbeda-beda untuk mendapatkan data dari sumber
yang sarna. Peneliti menggunakan observasi partisipatif, wawancara
mendalam, dan dokurnentasi untuk surnber data yang sarna secara serernpak.
Triangulasi sumber berarti, untuk mendapatkan data dari sumber yang
berbeda-beda dengan teknik yang sarna. Hal ini dapat digarnbarkan seperti
gambar 12.6 a dan 12.6 b berikut.
Dalam hal triangulasi, Susan Stainback (1988) menyatakan bahwa
"the aim is not to determine the truth about some social phenomenon, rather
the purpose of triangulation is to increase one's understanding of what ever
is being investigated". Tujuan dari trianggulasi bukan untuk rnencari
kebenaran tentang beberapa fenornena, tetapi lebih pada peningkatan
pemahaman peneliti terhadap apa yang telah ditemukan. Selanjutnya Bogdan
rnenyatakan "what the qualitative researcher is interested in is not truth per
se, but rather perspectives. Thus, rather than trying to determine the "truth"
of people's perceptions, the purpose of corroboration is to help researchers
increase their understanding and the probability that their finding will be
seen as credible or worthy of concideration by others"
Tujuan penelitian kualitatif rnemang bukan semata-mata mencari kebenaran,
tetapi lebih pada pemaharnan subyek terhadap dunia sekitarnya. Dalarn
memahami dunia sekitarnya, mungkin apa yang dikemukakan informan
salah, karena tidak sesuai dengan teori, tidak sesuai dengan hukum.
Selanjutnya Mathinson (1988) mengemukakan bahwa "the value of
triangulation lies in providing evidence - whether convergent, inconsistent,
or contracdictory". Nilai dari teknik pengumpulan data dengan trianggulasi
adalah untuk rnengetahui data yang diperoleh convergent (rneluas), tidak
konsisten atau kontrakdiksi. Oleh karena itu dengan rnenggunakan teknik
triangulasi dalam pengurnpulan data, rnaka data yang diperoleh akan lebih
konsisten, tuntas dan pasti. Melalui triangulasi "can build on the strengths of
each type of data collection while minimizing the weakness in any single
approach" (Patton 1980). Dengan triangulasi akan lebih meningkatkan
kekuatan data, bila dibandingkan dengan satu pendekatan.
241

