Page 253 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 253

meningkatkan keabsahan penelitian akan lebih terjamin, karena peneliti
                 betul-betul melakukan pengumpulan data.
              e. Mencatat hasil wawancara
              Hasil wawancara segera harus dicacat setelah selesai melakukan wawancara
              agar tidak lupa bahkan hilang. Karena wawancara dilakukan secara terbuka
              dan tidak berstruktur, maka peneliti perIu membuat rangkuman yang lebih
              sistematis  terhadap  hasil wawancara.  Dari berbagai  sumber data, perlu
              dicatat mana data yang dianggap penting, yang tidak penting, data yang
              sarna dikelompokkan.  Hubungan  satu data dengan data yang lain perIu
              dikontruksikan,  sehingga menghasilkan pola dan makna tertentu. Data yang
              masih diragukan perlu ditanyakan kembali kepada sumber data lama atau
              yang baru agar memperoleh ketuntasan dan kepastian.
              3. Teknik Pengumpulan data dengan Dokumen

              Dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa
              berbentuk  tulisan, gambar, atau karya-karya monumental  dari seseorang.
              Dokumen yang berbentuk tulisan misalnya catatan harian, sejarah kehiclupan
              (life histories),  ceritera,  biografi,  peraturan,  kebijakan.  Dokumen  yang
              berbentuk  gambar,  misalnya  foto, gambar  hidup,  sketsa dan lain-lain.
              Dokumen yang berbentuk karya misalnya karya seni, yang dapat berupa
              gambar, patung, film, dan lain-lain. Studi dokumen merupakan pelengkap
              dari  penggunaan  metode  observasi  dan  wawancara  dalam  penelitian
              kualitatif. Dalam hal dokumen Bogdan menyatakan "In most tradition of
              qualitative research, the phrase personal document is used broadly to refer
              to any first person narrative produced by an individual which describes his
              or her own actions, experience and belief'
                     Hasil penelitian dari observasi atau wawancara, akan lebih kredibell
              dapat dipercaya  kalau didukung oleh sejarah pribadi kehidupan di masa
              kecil, di sekolah, di temp at kerja, di masyarakat, dan autobiografi. Publish
              autobiographies  provide  a  readiley  available  source  of  data for  the
              discerning  qualitative  research  (Bogdan).  Hasil  penelitian  juga  akan
              semakin kredibel apabila didukung oleh foto-foto atau karya tulis akademik
              dan seni yang telah ada. Photographs provide strikingly descriptive data, are
              often used to understant the subjective and is product are frequeltly analyzed
              inductive.
                     Tetapi  perlu dicermati  bahwa  tidak semua dokumen  memiliki
              kredibilitas  yang  tinggi.  Sebagai  contoh  banyak  foto  yang  tidak
              mencerminkan  keadaan  aslinya,  karena foto dibuat  untuk kepentingan
              tertentu. Demikian juga autobiografi  yang ditulis untuk dirinya sendiri,
              sering subyektif.




                                              240
   248   249   250   251   252   253   254   255   256   257   258