Page 159 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 159
observasi nonpartisipan ini tidak akan mendapatkan data yang mendalam,
dan tidak sampai pada tingkat makna. Makna adalah nilai-nilai di balik
perilaku yang tampak, yang terucapkan dan yang tertulis.
Dalam suatu proses produksi, peneliti dapat mengamati bagaimana
mesin-mesin bekerja dalam mengolah bahan baku, komponen mesin mana
yang masih bagus dan yang kurang bagus, bagaimana kualitas barang yang
dihasilkan, dan bagaimana performance tenaga kerja atau operator
mesinnya.
a. Observasi Terstruktur
Observasi terstruktur adalah observasi yang telah dirancang secara
sistematis, tentang apa yang akan diamati, kapan dan di mana tempatnya.
Jadi observasi terstruktur dilakukan apabila peneliti telah tahu dengan pasti
tentang variabel apa yang akan diamati. Dalam melakukan pengamatan
peneliti menggunakan instrumen penelitian yang telah teruji validitas dan
reliabilitasnya. Pedoman wawancara terstruktur, atau angket tertutup dapat
juga digunakan sebagai pedoman untuk melakukan observasi. Misalnya
peneliti akan melakukan pengukuran terhadap kinerja pegawai yang bertugas
dalam pelayanan IMB (Ijin Mendirikan Bangunan), maka peneliti dapat
menilai setiap perilaku dan ucapan dengan menggunakan instrumen yang
digunakan untuk mengukur kinerja karyawan tersebut.
b. Observasi Tidak Terstruktur
Observasi tidak terstruktur adalah observasi yang tidak dipersiapkan secara
sistematis tentang apa yang akan diobservasi. Hal ini dilakukan karena
peneliti tidak tahu secara pasti tentang apa yang akan diamati. Dalam
melakukan pengamatan peneliti tidak menggunakan instrumen yang telah
baku, tetapi hanya berupa rambu-rambu pengamatan. .
Dalam suatu pameran produk industri dari berbagai negara, peneliti
belum tahu pasti apa yang akan diamati. OIeh karena itu peneliti dapat
melakukan pengamatan bebas, mencatat apa yang tertarik, melakukan
analisis dan kemudian dibuat kesimpulan.
146

