Page 157 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 157

f   Pertanyaan tidak menggiring
                   Pertanyaan  dalam  angket  sebaiknya  juga  tidak menggiring  ke
            jawaban yang baik saja atau ke yang jeJek saja. Misalnya: bagaimanakah
            kalau bonus atas jasa pelayanan di tingkatkan? jawaban responden  tentu
            cenderung akan setuju. Bagaimanakah  prestasi kerja anda selama setahun
            terakhir? jawabannya akan cenderung baik.

            g. Panjang Pertanyaan
                   Pertanyaan dalam angket sebaiknya tidak terlalu panjang, sehingga
            akan membuat jenuh responden dalam mengisi. Bila jumlah variabel banyak,
            sehingga memerlukan  instrumen  yang banyak, maka instrumen  tersebut
            dibuat  bervariasi  dalam  penampilan,  model  skala  pengukuran  yang
            digunakan,  dan cara mengisinya.  Disarankan  empirik jumlah pertanyaan
            yang memadai adalah antara 20 sid 30 pertanyaan.
            h. Urutan pertanyaan

                   Urutan pertanyaan dalam angket, dimulai dari yang umum menuju
            ke hal yang spesifik, atau dari yang mudah menuju ke hal yang sulit, atau
            diacak.  Hal ini perlu dipertimbangkan  karena secara psikhologis  akan
            mempengaruhi  seman gat responden untuk menjawab. Kalau pada awalnya
            sudah diberi pertanyaan yang sulit, atau yang spesifik, maka responden akan
            patah seman gat untuk mengisi angket yang telah mereka terima. Urutan
            pertanyaan  yang diacak perlu dibuat bila tingkat kematangan  responden
            terhadap masalah yang ditanyakan sudah tinggi.

            i.  Prinsip Pengukuran
                   Angket   yang  diberikan  kepada  responden  adalah  merupakan
            instrumen penelitian, yang digunakan untuk mengukur variabel yang akan
            diteliti. Oleh karena itu instrumen angket tersebut harus dapat digunakan
            untuk mendapatkan  data yang valid dan reliabel tentang variabel yang
            diukur. Supaya diperoleh  data penelitian  yang valid dan reliabel, maka
            sebelum instrumen angket tersebut diberikan pada responden, maka perlu
            diuji validitas dan reliabilitasnya  terlebih dulu. Instrumen yang tidak valid
            dan reliabel bila digunakan untuk mengumpulkan data, akan menghasilkan
            data yang tidak valid dan reliabel pula.
           j.  Penampilan Fisik Angket
                   Penampilan   fisik  angket  sebagai  alat  pengumpul  data  akan
            mempengaruhi  respon atau keseriusan responden  dalam mengisi angket.
            Angket yang dibuat di kertas buram, akan mendapat respon yang kurang
            menarik bagi responden, bila dibandingkan angket yang dicetak dalam kertas
            yang bagus dan berwarna. Tetapi angket yang dicetak di kertas yang bagus
            dan berwarna akan menjadi mahal.


                                            144
   152   153   154   155   156   157   158   159   160   161   162