Page 156 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 156

memperhatikan  jenjang pendidikan responden, keadaan sosial budaya, dan
          "frame of reference" dari responden,

          c.  Tipe dan Bentuk Pertanyaan
                 Tipe pertanyaan dalam angket dapat terbuka atau tertutup, (kalau
          dalam wawancara:  terstruktur dan tidak terstruktur). dan bentuknya dapat
          menggunakan kalimat positif atau negatif.
                 Pertanyaan  terbuka,  adalah  pertanyaan  yang  mengharapkan
          responden untuk menuliskan jawabannya  berbentuk uraian tentang sesuatu
          hal. Contoh: bagaimanakah tanggapan anda terhadap iklan-iklan di TV saat
          ini? Sebaliknya pertanyaan tertutup, adalah pertanyaan yang mengharapkan
          jawaban  singkat atau mengharapkan  responden untuk memilih salah satu
          alternatif  jawaban  dari setiap  pertanyaan  yang telah  tersedia.  Setiap
          pertanyaan  angket yang mengharapkan  jawaban berbentuk data nominal,
          ordinal, interval, dan ratio, adalah bentuk pertanyaan tertutup.
                 Pertanyaan  tertutup akan membantu  responden  untuk menjawab
          dengan cepat, dan juga memudahkan peneliti dalam melakukan analisis data
          terhadap seluruh angket yang telah terkumpul. Pertanyaanlpernyataan  dalam
          angket periu dibuat kalimat positif dan negatif agar responden  dalam
          memberikan jawaban setiap pertanyaan lebih serius, dan tidak mekanistis.

          d.. Pertanyaan tidak mendua
                 Setiap pertanyaan dalam angket jangan rriendua (double-barreled)
          sehingga menyulitkan responden untuk memberikan jawaban.

          Contoh:
              Bagaimana pendapat anda tentang kualitas dan kecepatan pelayanan  KTP?
              Ini adalah pertanyaan  yang mendua, karena menanyakan  tentang  dua hal
              sekaligus, yaitu kualitas dan harga. Sebaiknya pertanyaan  tersebut dijadikan
              menjadi dua yaitu: bagaimanakali  kualitas pelayanan  KTP? Bagaimanakah
              kecepatan pelayanan?
          e.  Tidak menanyakan  yang sudah lupa

                 Setiap pertanyaan  dalam instrumen angket, sebaiknya juga tidak
          menanyakan hal-hal yang sekiranya responden sudah lupa, atau pertanyaan
          yang memerlukan jawaban dengan berfikir berat.
          Contoh:
              Bagaimanakali kinerja para penguasa Indonesia 30 tahun yang lalu? Menurut
              anda,  bagaimanakah  cara mengatasi  krisis  ekonomi  saat  ini? (kecuali
              penelitian  yang mengharapkan  pendapat para ahli). Kalau misalnya umur
              responden  baru 25 tahun,  dan pendidikannya  rendah,  maka akan sulit
              membe rikan jawaban.


                                          143
   151   152   153   154   155   156   157   158   159   160   161