Page 151 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 151
Teknik pengumpulan data ini mendasarkan diri pada laporan tentang diri
sendiri atau self-report, atau setidak-tidaknya pada pengetahuan dan atau
keyakinan pribadi. Sutrisno Hadi (1986) mengemukakan bahwa anggapan
yang perlu dipegang oleh peneliti dalam menggunakan metode interview dan
juga kuesioner (angket) adalah sebagai berikut.
1. Bahwa subyek (responden) adalah orang yang paling tahu tentang
dirinya sendiri
2. Bahwa apa yang dinyatakan oleh subyek kepada peneliti adalah
benar dan dapat dipercaya
3. Bahwa interpretasi subyek tentang pertanyaan-pertanyaan yang
diajukan peneliti kepadanya adalah sarna dengan apa yang
dimaksudkan oleh peneliti.
Wawancara dapat dilakukan secara terstruktur maupun tidak terstruktur, dan
dapat dilakukan melalui tatap muka (face to face) maupun dengan
menggunakan telepon.
1. Wawancara Terstruktur
Wawancara terstruktur digunakan sebagai teknik pengumpulan data, bila
peneliti atau pengumpul data telah mengetahui dengan pasti tentang
informasi apa yang akan diperoleh. Oleh karena itu dalarn rnelakukan
wawancara, pengumpul data telah menyiapkan instrumen penelitian berupa
pertanyaan-pertanyaan tertulis yang alternatif jawabannya pun telah
disiapkan. Dengan wawancara terstruktur ini setiap responden diberi
pertanyaan yang sarna, dan pengurnpul data rnencatatnya. Dengan
wawancara terstruktur ini pula, pengumpulan data dapat menggunakan
beberapa pewawancara sebagai pengumpul data. Supaya setiap
pewawancara rnernpunyai ketrarnpilan yang sarna, rnaka diperlukan training
kepada calon pewawancara.
Dalam melakukan wawancara, selain harus membawa instrumen
sebagai pedoman untuk wawancara, maka pengumpul data juga dapat
menggunakan alat bantu seperti tape recorder, gambar, brosur dan material
lain yang dapat mernbantu pelaksanaan wawancara rnenjadi lancar. Peneliti
bidang pembangunan rnisalnya, bila akan melakukan penelitian untuk
rnengetahui respon masyarakat terhadap berbagai pembangunan yang telah
diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan rnasyarakat, maka perlu
mernbawa foto-foto atau brosur tentang berbagai jenis pembangunan yang
telah dilakukan. Misalnya pembangunan gedung sekolah, bendungan untuk
pengairan sawah-sawah, pernbangunan pernbangkit tenaga listrik dan lain-
lain.
Berikut ini diberikan contoh wawancara terstruktur, tentang tanggapan
rnasyarakat terhadap berbagai pelayanan pernerintah Kabupaten tertentu
138

