Page 71 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 71

dan menyusun   instrumen  penelitian,  karena pada dasarnya  hipotesis  itu
           merupakan pemyataan yang bersifat prediktif. Selanjutnya fungsi teori yang
           ke tiga (kontrol)  digunakan  mencandra  dan membahas  hasil penelitian,
           sehingga  selanjutnya  digunakan  untuk memberikan  saran dalam upaya
           pemecahan masalah.
                  Dalam proses penelitian seperti yang ditunjukkan pada gambar 1.1,
           terlihat bahwa untuk dapat mengajukan hipotesis penelitian, maka peneliti
           harus membaca buku-buku dan hasil-hasil penelitian yang relevan, lengkap
           dan mutakhir. Membaca buku adalah prinsip berfikir deduksi dan membaca
           hasil penelitian adalah prinsip berfikir induksi.
                  Dalam   landasan  teori perlu dikemukakan  deskripsi  teori, dan
           kerangka  berfikir,  sehingga selanjutnya  dapat dirumuskan  hipotesis dan
           instrumen penelitian.
           D. Deskripsi Teori

           Deskripsi teori dalam suatu penelitian merupakan uraian sistematis tentang
           teori (dan bukan sekedar pendapat pakar atau penulis buku) dan hasil-hasil
           penelitian  yang relevan  dengan  variabel  yang diteliti.  Berapa jumlah
           kelompok teori yang perlu dikemukakanldideskripsikan,  akan tergantung
           pada luasnya  permasalahan  dan secara teknis tergantung  pada jumlah
           variabel yang diteliti. Bila dalam suatu penelitian  terdapat tiga variabel
           independen  dan   satu  dependen,  maka  kelompok  teori  yang  perlu
           dideskripsikan  ada empat  kelompok  teori, yaitu kelompok  teori yang
           berkenaan dengan tiga variabel independen dan satu dependen. Oleh karena
           itu, semakin ban yak variabel yang diteliti, maka akan semakin banyak teori
           yang perlu dikemukakan.
                  Deskripsi  teori paling tidak berisi tentang  penjelasan  terhadap
           variabel-variabel  yang diteliti,  melalui  pendefinisian,  dan uraian  yang
           lengkap dan mendalam dari berbagai referensi, sehingga ruang lingkup,
           kedudukan dan prediksi terhadap hubungan antar variabel yang akan diteliti
           menjadi lebih jelas dan terarah.
                  Teori-teori  yang dideskripsikan  dalam proposal  maupun laporan
           penelitian dapat digunakan sebagai indikator apakah peneliti menguasai teori
           dan konteks yang diteliti atau tidak. Variabel-variabel  penelitian yang tidak
           dapat dijelaskan dengan baik, baik dari segi pengertian maupun kedudukan
           dan hubungan antar variabel yang diteliti, menunjukkan bahwa peneliti tidak
           menguasai teori dan konteks penelitian.
                  Untuk menguasai teori, maupun generalisasi-generalisasi  dari hasil
           penelitian, maka peneliti harus rajin membaca. Orang harus membaca dan
           membaca, dan menelaah yang dibaca itu setuntas mungkin agar ia dapat
           menegakkan   landasan  yang  kokoh  bagi  langkah-Iangkah  berikutnya.


                                            58
   66   67   68   69   70   71   72   73   74   75   76