Page 66 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 66

advanced to explain and predict phenomena (fact). Teori adalah seperangkat
           konsep, definisi dan proposisi yang tersusun secara sistematis sehingga dapat
           digunakan untuk menjelaskan dan meramalkan fenomena.
                 Selanjutnya  Sitirahayu  Haditono (1999), menyatakan  bahwa suatu
           teori akan memperoleh   arti yang penting,  bila ia lebih banyak dapat
           melukiskan, menerangkan, dan meramalkan gejala yang ada.
                 Mark 1963, dalam (Sitirahayu Haditono, 1999), membedakan adanya
           tiga macam teori. Ketiga teori yang dimaksud ini berhubungan dengan data
           empiris. Dengan demikian dapat dibedakan antara lain:
            1. Teori yang deduktif:  memberi keterangan  yang dimulai  dari suatu
               perkiraan atau pikiran spekulatif tertentu ke arah data akan diterangkan
           2.  Teori yang induktif: cara menerangkan adalah dari data ke arah teori.
               Dalam bentuk ekstrim titik pandang yang positivistik ini dijumpai pada
               kaum behaviorist
           3.  Teori yang fungsional: di sini nampak suatu interaksi pengaruh antara
               data dan perkiraan teoritis, yaitu data mempengaruhi pembentukan teori
               dan pembentukan teori kembali mempengaruhi data
           Berdasarkan  tiga pandangan  ini dapatlah disimpulkan  bahwa teori dapat
           dipandang sebagai berikut.
            1. Teori menunjuk pada sekelompok hukum yang tersusun secara logis.
               Hukum-hukum ini biasanya sifat hubungan yang deduktif. Suatu hukum
               menunjukkan   suatu hubungan  antara variabel-variabel  empiris  yang
               bersifat ajeg dan dapat diramal sebelumnya
           2.  Suatu teori juga dapat merupakan suatu rangkuman tertulis mengenai
               suatu kelompok  hukum yang diperoleh   secara empiris dalam suatu
               bidang tertentu. Di sini orang mulai dari data yang diperoleh dan dari
               data yang diperoleh itu datang suatu konsep yang teoritis (induktif)
            3.  Suatu teori juga dapat menunjuk pada suatu cara menerangkan  yang
               menggeneralisasi.  Di sini biasanya terdapat hubungan yang fungsional
               antara data dan pendapat yang teoritis
           Berdasarkan  data tersebut di atas secara umum dapat ditarik kesimpulan
            bahwa, suatu teori adalah suatu konseptualisasi yang umum. Konseptualisasi
           atau sistem pengertian ini diperoJeh melalui, jalan yang sistematis. Suatu
            teori harus dapat diuji kebenarannya, bila tidak, dia bukan suatu teori.
                 Teori  semacam  ini mempunyai  dasar empiris.  Suatu teori dapat
            memandang gejala yang dihadapi dari sudut yang berbeda-beda,  misalnya
           dapat dengan menerangkan,   tetapi dapat pula dengan menganalisa  dan
            menginterpretasi  secara kritis (Habermas, 1968), Misalkan melukiskan suatu
            konflik antar generasi yang dilakukan oleh ahli teori yang berpandangan
            emansipatoris akan berlainan dengan cara melukiskan seorang ahli teori lain
            tidak berpandangan ernansipatoris.


                                            53
   61   62   63   64   65   66   67   68   69   70   71