Page 65 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 65
BAB
"
3
LANDASAN TEORI, KERANGKA
BERFIKIR DAN PENGAJUAN
HIPOTESIS
A. Pengertian Teori
Setelah masalah penelitian dirumuskan, maka langkah kedua dalarn proses
penelitian (kuantitatif) adalah mencari teori-teori, konsep-konsep dan
generalisasi-generalisasi hasil penelitian yang dapat dijadikan sebagai
landasan teoritis untuk pelaksanaan penelitian (Sumadi Suryabrata, 1990).
Landasan teori ini perlu ditegakkan agar penelitian itu mernpunyai dasar
yang kokoh, dan bukan sekedar perbuatan coba-coba (tria/ and error).
Adanya landasan teoritis ini merupakan ciri bahwa penelitian itu merupakan
cara ilmiah untuk mendapatkan data.
Setiap penelitian selalu menggunakan teori. Seperti dinyatakan oleh
Neurnen (2003) "Researchers use theory differently in various types of
research, but some type of theory is present in 1I10st social research"
Kerlinger (1978) rnengernukakan bahwa Theory is a set of interrelated
construct (concepts), definitions. and proposition that present a systematic
view a/phenomena by specifying relations among variables, with purpose of
explaining and predicting the phenomena. Teori adalah seperangkat
konstruk (konsep), definisi, dan proposisi yang berfungsi untuk melihat
fenornena secara sisternatik, melalui spesifikasi hubungan antar variabel,
sehingga dapat berguna untuk menjelaskan dan rneramalkan fenornena.
Wiliam Wiersma (1986) menyatakan bahwa: A theory is a
generalization or series o{ generalization bv which we attempt to explain
some phenomena in a svstemat ic manner. Teori adalah general isasi atau
kumpulan generalisasi yang dapat digunakan untuk rnenje laskan herbagai
fenomena secara sisternatik.
Cooper and Schindler (2003), rnengernukakan bahwa, A theory is a set
of systematicaliy interrelated concepts. definition, and proposition that are
52

