Page 140 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 140
TABEL 6.9
HASIL PERHITUNGAN PENGUJIAN
VAUDIT AS KONSTRUK
No. r hitung r kritis Keputusan
rlY 0,95 0,30 valid
r2Y 0,79 0,30 valid
r3Y 0,22 0,30 tidak valid
r4Y 0,73 0,30 valid
r5Y 0,79 0,30 valid
r6Y 0,84 0,30 valid
r7Y 0,83 0,30 valid
Pengujian seluruh butir instrumen dalam satu variabel dapat juga
dilakukan dengan mencari daya pembeda skor tiap item dari kelompok yang
memberikan jawaban tinggi dan jawaban rendah. Dalam hal ini Masrun
(1979) menyatakan bahwa " .... analisis untuk mengetahui daya pembeda,
sering juga dinamakan analisis untuk mengetahui validitas item". Jumlah
kelompok yang tinggi diambil 27% dan kelompok yang rendah diambil 27%
dari sampel uji coba. Pengujian analisis daya pembeda dapat menggunakan
t-test. Berikut ini diberikan contoh analisis daya pembeda untuk menguji
validitas instrumen.
TABEL 6.10
KELOMPOK SKOR TINGGI DAN RENDAH PADA INSTRUMEN
UNTUK MENGUKUR KINERJA
APARATUR NEGARA
Skor-skor kelomRok Tinggi Skor-skor kelompok Rendah
126 81
128 96
135 104
135 107
135 108
140 108
142 109
Xl = 135,1 X2 = 101,85
51 = 6,1 s, = 10,2
Sl2 = 38,1. Sl2 = 104,4
Contoh:
Suatu instrumen penelitian akan digunakan untuk mengukur kinerja aparatur
negara. Instrumen tersebut telah dikonsultasikan kepada para ahli aparatur dan
dinyatakan siap untuk diujicoba. Uji cob a diberlakukan terhadap sampel 25
responden yang tahu masalah aparatur. Bcrdasarkan 25 responden tersebut
127

