Page 55 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 55

c.  Hipotesis yang dirumuskan  ada dua macam hipotesis deskriptif dan
               hipotesis assosiatif (hipotesis deskriptif sering tidak dirumuskan).
               1) Dua hipotesis deskriptif:
                   a)   Kualitas  alat yang digunakan  oleh lembaga tersebut telah
                        mencapai 70% baik
                   b)   Kualitas barang yang dihasilkan oleh lembaga tersebut telah
                        mencapai 99% dari yang diharapkan
               2) Hipotesis assosiatif:
                   Ada hubungan   yang positif dan signifikan  antara kualitas alat
                   dengan kualitas barang yang dihasilkan. Hal ini berarti bila kualitas
                   alat ditingkatkan,  maka kualitas  barang yang dihasilkan  akan
                   menjadi semakin tinggi (kata signifikan hanya digunakan apabila
                   hasil uji hipotesis  akan digeneralisasikan  ke populasi  di mana
                   sampel terse but diambil)
           d.  Teknik analisis Data
               Berdasarkan  rumusan  masalah  dan hipotesis  tersebut,  maka dapat
               dengan mudah ditentukan teknik statistik yang digunakan untuk analisis
               data dan menguji hipotesis.
               1) Untuk dua hipotesis deskriptif, bila datanya berbentuk interval dan
                   ratio, maka pengujian hipotesis menggunakan t-test one sampel.
               2) Untuk hipotesis  assosiatif,  bila data ke dua variabel berbentuk
                   interval atau ratio, maka menggunakan  teknik Statistik Korelasi
                   Product Moment (Iihat pedoman umum memilih teknik statistik
                   untuk pengujian hipotesis).
           2. Paradigma Sederhana Berurutan
           Dalam paradigma ini terdapat lebih dari dua variabel, tetapi hubungannya
           masih sederhana. Lihat gambar 2.6.







               X, = kualitas input        X3 = kualitas output
               X2 = kualitas proses       Y = kualitas outcome

               Gambar 2.6 Paradigma sederhana, menunjukkan hubungan antara satu
                           variabel independen dengan satu variabel dependen secara
                           berurutan.  Untuk mencari hubungan  antar variabel  (XI
                           dengan Xz; X2 dengan X3 dan X3 dg Y) tersebut digunakan
                           teknik  korelasi  sederhana.  Naik turun harga Y dapat
                           diprediksi melalui persamaan regresi Y atas X3, dengan



                                            43
   50   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60