Page 50 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 50

D. Variabel Penelitian

           1. Pengertian
           Kalau ada pertanyaan  tentang apa yang and a teliti, maka jawabannya
           berkenaan dengan variabel penelitian. Jadi variabel penelitian pada dasarnya
           adalah segala sesuatu yang berbentuk  apa saja yang ditetapkan oleh peneliti
           untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian
           ditarik kesimpulannya.
                Secara teoritis variabel dapat didefinisikan sebagai atribut seseorang,
           atau obyek, yang mempunyai "variasi" antara satu orang dengan yang lain
           atau satu obyek dengan obyek yang lain (Hatch dan Farhady,    1981).
           Variabel juga dapat merupakan atribut dari bidang keilmuan atau kegiatan
           tertentu. Tinggi, berat badan, sikap, motivasi, kepernimpinan, disiplin kerja,
           merupakan  atribut-atribut  dari setiap orang. Berat, ukuran, bentuk, dan
           warna merupakan   atribut-atribut  dari obyek. Struktur organisasi,  model
           pendelegasian,  kepernimpinan,  pengawasan,  koordinasi,  prosedur  dan
           mekanisme kerja, deskripsi pekerjaan, kebijakan, adalah merupakan contoh
           variabel dalam kegiatan administrasi.

              Dinamakan variabel karena ada variasinya. Misalnya berat badan dapat
           dikatakan  variabel, karena berat badan sekelompok  orang itu bervariasi
           antara satu orang dengan yang lain. Demikian juga motivasi, persepsi dapat
           juga dikatakan sebagai variabel karena misalnya persepsi dari sekelompok
           orang tentu bervariasi. Jadi kalau peneliti akan memilih variabeI penelitian,
           baik yang dimiliki orang obyek, maupun bidang kegiatan dan keilmuan
           tertentu, maka harus ada variasinya. Variabel yang tidak ada variasinya
           bukan dikatakan sebagai variabel. Untuk dapat bervariasi, maka penelitian
           harus didasarkan pada sekelompok sumber data atau obyek yang bervariasi.
              Redinger   (1973)  menyatakan   bahwa   variabel  adalah  konstruk
           (constructs)  atau sifat yang akan dipelajari.  Diberikan contoh misalnya,
           tingkat  aspirasi,  penghasilan,  pendidikan,  status  sosial, jenis  kelamin,
           golongan gaji, produktivitas  kerja, dan lain-lain. Di bagian lain Kerlinger
           menyatakan bahwa variabel dapat dikatakan sebagai suatu sifat yang diambil
           dari suatu nilai yang berbeda (different  values). Dengan demikian variabel
           itu merupakan   suatu  yang  bervariasi.  Selanjutnya  Kidder  (1981),
           menyatakan bahwa variabel adalah suatu kualitas (qualities) dimana peneliti
           mempelajari dan menarik kesimpulan darinya.
              Berdasarkan  pengertian-pengertian  di atas, maka dapat dirumuskan di
           sini bahwa variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari
           orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan
           oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.





                                           38
   45   46   47   48   49   50   51   52   53   54   55