Page 47 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 47
9. Panama 0,712 0,731 0,745 0,747 0,770 0,787 57
10. Malaysia 0,616 0,659 0,693 0,722 0,760 0,782 59
11. Saudi Arabia 0,587 0,646 0,670 0,706 0,737 0,759 71
12. Vietnam - - 0,583 0,605 0,649 0,688 109
13. Indonesia 0,469 0,530 0,582 0,623 0,664 0,684 110
14. India 0,407 0,434 0,473 0,511 0,545 0,577 124
15. Pakistan 0,345 0,372 0,404 0,442 0,473 0,499 138
16. Sierra Leone 0,275 173
Sumber: Human Development Report (2003)
C. Rumusan Masalah
Rumusan masalah berbeda dengan masalah. Kalau masalah itu merupakan
kesenjangan an tara yang diharapkan dengan yang terjadi, maka rumusan
masalah itu merupakan suatu pertanyaan yang akan dicarikan jawabannya
melalui pengumpulan data. Namun demikian terdapat kaitan erat an tara
masalah dan rumusan masalah, karena setiap rumusan masalah penelitian
harus didasarkan pada masalah.
1. Bentuk-bentuk Rumusan Masalah Penelitian
Seperti telah dikemukakan bahwa, rumusan masalah itu merupakan suatu
pertanyaan yang akan dicarikan jawabannya melalui pengumpulan data.
Bentuk-bentuk rumusan masalah penelitian ini dikembangkan berdasarkan
penelitian menurut tingkat eksplanasi. (level of explanation). Bentuk
masalah dapat dikelompokkan ke dalam bentuk masalah deskriptif,
komparatif dan assosiatif.
a. Rumusan masalah Deskriptif
Rumusan masalah deskriptif adalah suatu rumusan masalah yang berkenaan
dengan pertanyaan terhadap keberadaan variabel mandiri, baik hanya pada
satu variabel atau lebih (variabel yang berdiri sendiri). Jadi dalam penelitian
ini peneliti tidak membuat perbandingan variabel itu pada sampel yang lain,
dan mencari hubungan variabel itu dengan variabel yang lain. Penelitian
semacam ini untuk selanjutnya dinamakan penelitian deskriptif.
Contoh rumusan masalalt deskriptif:
1) Seberapa baik kinerja Kabinet Bersatu?
2) Bagaimanakah sikap masyarakat terhadap perguruan tinggi negeri Berbadan
Hukum?
3) Seberapa tinggi efektivitas kebijakan mobil berpenumpang tiga di Jakarta?
4) Seberapa tinggi tingkat kepuasan dan apresiasi masyarakat terhadap peJayanan
pemerintah daerah di bidang kesehatan?
35

