Page 43 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 43
dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara dan akan berkembang
setelah peneliti memasuki lapangan.
Setelah masalah diidentifkasikan, dan dibatasi, maka selanjutnya
masalah tersebut dirumuskan. Rumusan masalah pada umumnya dinyatakan
dalam kalimat pertanyaan. Dengan pertanyaan ini maka akan dapat
mernandu peneliti untuk kegiatan penelitian selanjutnya. Berdasarkan
rumusan masalah tersebut, maka peneliti menggunakan berbagai teori untuk
menjawabnya. Jadi teori dalam penelitian kuantitatif ini digunakan untuk
menjawab rumusan masalah penelitian terse but. Jawaban terhadap rumusan
masalah yang baru menggunakan teori tersebut dinamakan hipotesis, maka
hipotesis dapat diartikan sebagai jawaban sementara terhadap rumusan
masalah penelitian.
Hipotesis yang masih merupakan jawaban sementara tersebut,
selanjutnya akan dibuktikan kebenarannya secara empiris/nyata. Untuk itu
peneliti melakukan pengumpulan data. Pengumpulan data dilakukan pada
populasi tertentu yang telah ditetapkan oleh peneliti. Bila populasi terlalu
luas, sedangkan peneliti memiliki keterbatasan waktu, dana dan tenaga,
maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari populasi
tersebut. Bila peneliti bermaksud membuat generalisasi, maka sampel yang
diambil harus representatif, dengan teknik random sampling.
Meneliti adalah mencari data yang teliti/akurat. Untuk itu peneliti
perlu menggunakan instrumen penelitian. Dalam ilmu-ilmu alam, teknik, dan
ilmu-ilmu empirik lainnya, instrumen penelitian seperti termometer untuk
mengukur suhu, timbangan untuk mengukur berat semuanya sudah ada,
sehingga tidak perlu membuat instrumen. Tetapi dalam penelitian sosial,
sering instrumen yang akan digunakan untuk meneliti belum ada, sehingga
peneliti harus membuat atau mengembangkan sendiri. Agar instrumen dapat
dipercaya, maka harus diuji validitas dan relibilitasnya.
Setelah instrumen teruji validitas dan reliabilitasnya, maka dapat digunakan
untuk mengukur variabel yang telah ditetapkan untuk diteliti. Instrumen
untuk pengumpulan data dapat berbentuk test dan non test. Untuk intrumen
yang berbentuk nontest, dapat digunakan sebagai kuesioner, pedoman
observasi dan wawancara. Dengan dernikian teknik pengumpulan data selain
berupa test dalam penelitian ini dapat berupa kuesioner, observasi dan
wawancara.
Data yang telah terkumpul selanjutnya dianalisis. Analisis diarahkan
untuk menjawab rumusan masalah dan hipotesis yang diajukan. Dalam
penelitian kuantitatif analisis data menggunakan statistik. Statistik yang
digunakan dapat berupa statistik deskriptif dan inferensiallinduktif. Statistik
inferensial dapat berupa statistik parametris dan statistik nonparametris.
Peneliti menggunakan statistik. inferensial bila penelitian dilakukan pada
sampel yang diambil secara random.
31

