Page 39 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 39
perbedaan dalam aksioma, proses penelitian dan karakteristik penelitiannya
itu sendiri.
Menurut penulis, ke dua metode tersebut dapat digunakan bersama-
sarna atau digabungkan, tetapi dengan catatan sebagai berikut.
1. Dapat digunakan bersama untuk meneliti pada obyek yang sarna, tetapi
tujuan yang berbeda. Metode kualitatif digunakan untuk menemukan
hipotesis, sedangkan metode kuantitatif digunakan untuk menguji
hipotesis. Each metholology can be used to complement the other within
the same area of inquiry, since they have different purposes or aims
(Susan Stainback, 1988)
2. Digunakan secara bergantian. Pada tahap pertama menggunakan metode
kualitatif, sehingga ditemukan hipotesis. Selanjutnya hipotesis tersebut
diuji dengan metode kuantitatif.
3. Metode penelitian tidak dapat digabungkan karena paradigmanya
berbeda. Tetapi dalam penelitian kuantitatif dapat menggabungkan
penggunaan teknik pengumpulan data (bukan metodenya), sepertinya
penggunaan triangulasi dalam penelitian kualitatif. Dalam penelitian
kuantitatif misalnya, teknik pengumpulan data yang utama misalnya
menggunakan kuesioner, data yang diperoleh adalah data kuantitatif.
Selanjutnya untuk memperkuat dan mengecek validitas data hasil
kuesioner tersebut, maka dapat dilengkapi dengan observasi atau
wawancara kepada responden yang telah memberikan angket tersebut,
atau orang lain yang memahami terhadap masalah yang diteliti. Bila data
antara kuesioner dan wawancara tidak sarna, maka dilacak terus sampai
ditemukan kebenarannya data tersebut. Bila sudah demikian maka proses
pengumpulan data seperti triangulasi dalam penelitian kualitatif.
4. Dapat menggunakan metode tersebut secara bersamaan, asal kedua
metode terse but telah difahami dengan jelas, dan seseorang telah
berpengalaman Iuas dalam melakukan penelitian. Bagi peneliti baru
sebaiknya tidak berfikir untuk menggunakan metode tersebut dengan
cara menggabungkan.
H. Kompetensi peneliti kuantitatif dan kualitatif.
Berikut ini dikemukakan kompetensi yang perlu dimiliki oleh peneliti
kuantitatif dan kualitatif.
1. Kompetensi Peneliti Kuantitatif
a Memiliki wawasan yang luas dan mendalam tentang bidang yang akan
diteliti,
b Mampu melakukan analisis masalah secara akurat, sehingga dapat
ditemukan masalah penelitian yang betul-betul masalah,
27

