Page 35 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 35

sesuatu yang bersifat abstrak, difokuskan denganformal  theory, midle range
 I          theory, subtantive  theory, selanjutnya  dirumuskan  hipotesis  untuk diuji
            sehingga, menuju ke empirical social reality atau kejadian-kejadian  yang
            konkrit. Selanjutnya  gambar yang sebelah kanan adalah proses penelitian
            kualitatif yang bersifat induktif. Metode penelitian kualitatif berangkat dari
            pengamatan yang mendetaiJ konkrit pada empirical social reality, sehingga
            terbangun  grounded  theory, selanjutnya  berkembang  menjadi subtantive
            theory, midle-range theory, formal theory, dan akhirnya menjadi theoretical
           frame work (also call paradigm or theoritical system)
                 Pengertian  teori formal,  midle range theory  dan subtantif  oleh
            Neumen (2003) sebagai berikut. "Formal Theory is developed for board
            conceptual  area in general  theory. Subtantive  theory is developed for
            specific  area of social concern. Midle range theories can be formal  or
            subtantive" Midle- range theories are slightly more abstract the empirical
            generalization or specific hypotheses.
            E. Kapan Metode Kuantitatif dan Kualitatif digunakan

                 Antara  metode  peneJitian  kuantitatif  dan  kualitatif  tidak  perlu
            dipertentangkan,  karena saling melengkapi  dan masing-masing  memiliki
            keunggulan dan kelemahan. Berikut dikemukakan kapan sebaiknya ke dua
            metode tersebut digunakan.

            1. Penggunaan Metode Kuantitatif
            Seperti  telah dikemukakan  bahwa,  metode kuantitatif  dalam buku ini
            meliputi  metode survey dan eksperimen.  Metode  kuantitatif  digunakan
            apabila:
            a.  Bila masalah yang merupakan titik tolak penelitian sudah jelas. Masalah
               adalah merupakan penyimpangan antara yang seharusnya dengan yang
               terjadi, antara aturan dengan pelaksanaan, antara teori dengan praktek,
               antara  reneana  dengan  pelaksanaan.  Dalam  menyusun   proposal
               penelitian, masalah ini harus ditunjukkan dengan data, baik data hasil
               penelitian sendiri maupun dokumentasi. Misalnya akan meneliti untuk
               menemukan pola pemberantasan   kemiskinan, maka data orang miskin
               sebagai masalah harus ditunjukkan.
            b.  Bila peneliti ingin mendapatkan informasi yang luas dari suatu populasi.
               Metode  penelitian  kuantitatif  coeok digunakan  untuk mendapatkan
               infomasi yang luas tetapi tidak mendalam. Bila populasi terlalu luas,
               maka penelitian dapat menggunakan sampeJ yang diambil dari populasi
               tersebut.
            e.  Bila ingin diketahui  pengaruh  perlakuanltreatment  tertentu  terhadap
               yang lain. Untuk kepentingan  ini metode eksperimen  paling coeok
               digunakan. Misalnya pengaruh jamu tertentu terhadap derajad kesehatan




                                            23
   30   31   32   33   34   35   36   37   38   39   40