Page 32 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 32

lebih rinei. Ibaratnya pohon, kalau fokus itu baru pada aspek eabang, maka
           kalau pada tahap selection peneliti sudah mengurai sampai ranting, daun dan
           buahnya. Kalau diibaratkan pertunjukkan wayang tadi, kalau fokusnya pada
           wayangnya, maka peneliti ingin tahu lebih dalam tentang wayang, mulai dari
           nama wayang dan perannya, bentuk dan ukuran wayang, cara membuat
           wayang, makna setiap pahatan pada wayang, jenis eat yang digunakan, eara
           mengecatnya dan sebagainya.
                Pada penelitian  tahap ke 3 ini, setelah peneliti melakukan analisis
           yang mendalam terhadap data dan informasi yang diperoleh, maka peneliti
           dapat menemukan tema dengan cara mengkonstruksikan  data yang diperoleh
           menjadi sesuatu bangunan  pengetahuan,  hipotesis  atau ilmu yang baru.
           Dalam gambar 1.4 (tahap selection) diberikan eontoh bahwa peneliti telah
           mampu mengkonstruksi data yang berupa huruf dalam bentuk susunan yang
           berurutan seeara alphabet, dan data angka dikonstruksi seeara berurutan dari
           kecil menuju ke besar, sehingga semuanya mudah dimengerti.

                Hasil akhir dari penelitian kualitatif, bukan sekedar menghasilkan data
           atau informasi yang sulit dicari melalui metode kuantitatif, tetapi juga harus
           mampu menghasilkan informasi-informasi  yang bermakna, bahkan hipotesis
           atau ilmu baru yang dapat digunakan untuk membantu mengatasi masalah
           dan meningkatkan taraf hidup manusia. Dalam gambar ditunjukkan bahwa,
           data atau informasi yang diperoleh dapat berbentuk informasi yang bersifat
           deskriptif, komparatif, dan asosiatif. Informasi deskriptif adalah gambaran
           lengkap tentang keadaan obyek yang diteliti (A B C, X Y Z, $ & @)
           Informasi komparatif adalah gambaran informasi lengkap tentang perbedaan
           atau persamaan gejala pada obyek yang diteliti (AI:  A2); (Xl:  X2); (Sl :
           S2), dan informasi asosiatif adalah gambaran informasi lengkap tentang
           hubungan antara variabel satu dengan gejala lain (Xl berhubungan interaktif
           dengan X2 dan Y)
                Proses memperoleh data atau informasi pada setiap tahapan (deskripsi,
           reduksi, seleksi) tersebut dilakukan seeara sirkuler, berulang-ulang  dengan
           berbagai eara dan dari berbagai sumber. Dalam gambar 1.7 ditunjukkan
           bahwa dalam setiap proses pengumpulan    data dilakukan  melalui  lima
           tahapan. Setelah peneliti memasuki obyek penelitian  atau sering disebut
           sebagai situasi sosial (yang terdiri atas, tempat, aktor/pelaku/orang-orang,
           dan aktivitas), peneliti berfikir apa yang akan ditanyakan (1). Setelah berfikir
           sehingga menemukan apa yang akan ditanyakan, maka peneliti selanjutnya
           bertanya pada orang-orang yang dijurnpai pada tempat tersebut (2). Setelah
           pertanyaan diberi jawaban, peneliti akan menganalisis apakah jawaban yang
           diberikan itu betul atau tidak (3). Kalau jawaban atas pertanyaan dirasa
           betul, maka dibuatlah kesimpulan (4).







                                           20
   27   28   29   30   31   32   33   34   35   36   37