Page 28 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 28
sementara terhadap rumusan masalah penelitian (hipotesis). Jadi kalau
jawaban terhadap rumusan masalah yang baru didasarkan pada teori dan
didukung oleh penelitian yang relevan, tetapi belum ada pembuktian secara
empiris (faktual) maka jawaban itu disebut hipotesis.
Untuk menguji hipotesis tersebut peneliti dapat memilih metodel
strategilpendekatan/desain penelitian yang sesuai. Pertimbangan ideal untuk
memilih metode itu adalah tingkat ketelitian data yang diharapkan dan
konsisten yang dikehendaki. Sedangkan pertimbangan praktis, adalah
tersedianya dana, waktu, dan kemudahan yang lain. Dalam penelitian
kuantitatif metode penelitian yang dapat digunakan adalah metode survey, ex
post facto, eksperirnen, evaluasi, action research, policy research (selain
metode naturalistik dan sejarah).
Setelah metode penelitian yang sesuai dipilih, maka peneliti dapat
menyusun instrumen penelitian. Instrumen ini digunakan sebagai alat
pengumpul data yang dapat berbentuk test, angket/kuesioner, untuk
pedoman wawancara atau observasi. Sebelum instrumen digunakan untuk
pengumpulan data, maka instrumen penelitian harus terlebih dulu diuji
validitas dan reliabilitasnya.
Pengumpulan data dilakukan pada obyek tertentu baik yang berbentuk
populasi maupun sampel. Bila peneliti ingin membuat generalisasi terhadap
temuannya, maka sampel yang diambil harus representatif (mewakili).
Setelah data terkumpul, maka selanjutnya dianalisis untuk menjawab
rumusan masalah dan menguji hipotesis yang diajukan dengan teknik
statistik tertentu. Berdasarkan analisis ini apakah hipotesis yang diajukan
ditolak atau diterima atau apakah penemuan itu sesuai dengan hipotesis yang
diajukan atau tidak.
Kesimpulan adalah langkah terakhir dari suatu peri ode penelitian yang
berupa jawaban terhadap rumusan masalah. Berdasarkan proses penelitian
kuantitatif di atas maka nampak bahwa proses penelitian kuantitatif bersifat
linier, di mana langkah-langkahnya jelas, mulai dari rumusan masalah,
berteori, berhipotesis, mengumpulkan data, analisis data dan membuat
kesimpulan dan saran.
Penggunaan konsep dan teori yang relevan serta pengkajian terhadap
hasil-hasil penelitian yang mendahului guna menyusun hipotesis merupakan
aspek logika (logico-hypothetico), sedangkan pemilihan metode penelitian,
menyusun instrumen, mengumpulkan data dan analisisnya adalah
merupakan aspek metodologi untuk menverifikasikan hipotesis yang
diajukan.
17

