Page 48 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 48

Dari beberapa  contoh  di atas terlihat  bahwa  setiap  pertanyaan  penelitian
           berkenaan  dengan  satu  variabel  atau  lebih  secara  mandiri  (bandingkan
           dengan masalah  komparatif  dan assosiatif.
                Peneliti  yang bermaksud  mengetahui  kinerja Kabinet  Gotong  Royong,
           sikap  masyarakat  terhadap  perguruan  tinggi  berbadan  hukum,  efektivitas
           kebijakan  mobil  berpenumpang  tiga,  tingkat  kepuasan  dan  apresiasi
           masyarakat  terhadap  pelayanan  pemerintah  di bidang  kesehatan  adalah
           contoh penelitian  deskriptif.
          h.  Rumusan Masalah Komparatif

           Rumusan    komparatif  adalah   rumusan   masalah   penelitian  yang
           membandingkan  keberadaan  satu variabel  atau  lebih pad a dua atau lebih
           sampel  yang  berbeda,  atau  pad a waktu  yang  berbeda.  Contoh  Rumusan
           masalahnya  adalah sebagai  berikut.
           1)  Adakah perbedaan  produktivitas  kerja antara Pegawai Negeri, BUMN dan
              Swasta? (satu variabel pada 3 sampel).
           2)  Adakah kesamaan cara promosi antara perusahaan A dan B?
           3)  Adakah perbedaan,  kemampuan  dan disiplin kerja antara pegawai Swasta
              Nasional, dan Perusahaan asing (dua variabel, pada dua sampel).
           4)  Adakah perbedaan  kenyamanan  naik Kereta Api dan Bus menurut berbagai
              kelompok masyarakat.
           5)  Adakah perbedaan daya tahan berdiri pelayan taka yang berasal dari kota dan
              desa, gunung (satu variabel pada 3 sampel).
           6)  Adakah perbedaan tingkat kepuasan masyarakat di Kabupaten A dan B dalam
              hal pelayanan kesehatan?
           7)  Adakah  perbedaan  kualitas manajemen  antara  Bank  Swasta  dan Bank
              Pemerintah.

          C.  Rumusan Masalah Assosiatif
           Rumusan  masalah  assosiatif  adalah suatu rumusan  masalah  penelitian  yang
           bersifat  menanyakan  hubungan  antara dua variabel  atau lebih. Terdapat  tiga
           bentuk  hubungan  yaitu:  hubungan  simetris,  hubungan  kausal,  dan
          interaktiflresiprocalltimbal  balik.

           1) Hubungan simetris
           Hubungan  simetris  adalah  suatu  hubungan  an tara dua variabel  atau lebih
           yang kebetulan  munculnya  bersama.  Jadi bukan  hubungan  kausal  maupun
           interaktif,  contoh rumusan  masalahnya  adalah sebagai berikut:

           a)  Adakah hubungan antara banyaknya bunyi burung prenjak dengan tamu yang
              datang? Hal ini bukan berarti yang menyebabkan  tamu datang adalah bunyi
              burung. (Di pedesaan Jawa Tengah ada kepercayaan kalau di depan rumah ada



                                           36
   43   44   45   46   47   48   49   50   51   52   53