Page 324 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 324
7. Revisi Produk
Pengujian produk pad a sampel yang terbatas tersebut menujukkan bahwa
kinerja sistem kerja baru ternyata yang lebih baik dari sistem lama.
Perbedaan sangat signifikan, sehingga sistem kerja baru tersebut dapat
diberlakukan pada tempat kerja yang lebih luas di mana sampel tersebut
diambil, atau diberlakukan pada tempat kerja yang sesungguhnya. Namun
dari hasil pengujian terlihat bahwa kenyamanan pegawai dalam
menggunakan sistem tersebut baru mendapatkan nilai 60% dari yang
diharapkan. Untuk itu maka desain produk perlu direvisi agar kenyamanan
pegawai dalam menggunakan produk tersebut dapat meningkat pada gradasi
yang tinggi. Setelah direvisi, maka perlu diujicobakan lagi pada kerja yang
sesungguhnya. Cara pengujian seperti contoh di atas. Setelah sistem dipakai
selama setengah tahun atau satu tahun perlu dicek kembali, mungkin ada
kelemahannya, kalau ada perlu segera diperbaiki lagi. Setelah diperbaki
maka dapat diproduksi masal, atau digunakan pada sistem kerja yang lebih
luas.
Pengujian sistem dengan pengumpulan data melaui kuesioner ini
dipandang kurang akurat, maka dalam kenyataan pengujian kecepatan kerja
dan produktivitas kerja tidak menggunakan kuesioner, tetapi melalui
pengamatan dengan instrumen yang valid dan reliabel,
Bila mengujian produk dalam hal ini sistem kerja baru mengunakan
desain pretest posttes control group design (ada kelompok eskperimen dan
kontrol), maka untuk mencari efektivitas dan seefisiensi sistem kerja baru,
dilakukan dengan cara menguji signifikansi antara kelompok yang dikenai
sistem kerja baru dengan kelompok yang tetap menggunakan sistem lama.
Dalam hal ini adalah menguji signifikansi 02 dan 04 pada gambar 16.1b di
atas.
8. Ujicoba pemakaian
Setelah pengujian terhadap produk berhasil, dan mungkin ada revisi yang
tidak terlalu penting, maka selanjutnya produk yang berupa sistem kerja baru
tersebut diterapkan dalam kondisi nyata untuk lingkup yang luas. Dalam
operasinya sistem kerja baru tersebut, tetap harus dinilai kekurangan atau
hambatan yang muncul guna untuk perbaikan lebih lanjut.
9. Revisi Produk
Revisi produk ini dilakukan, apabila dalam pemakaian kondisi nyata terdapat
kekurangan dan kelemahan. Dalam uji pemakaian, sebaiknya pembuat
prod uk selalu mengevaluasi bagaimana kinerja produk dalam hal ini adalah
sistem kerja. Perusahan kendaraan bermotor, pesawat terbang dan teknologi
yang lain seialu mengevaluasi kinerja produknya di lapangan, untuk
310

