Page 316 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 316
lebih mudah dan nyaman mengikuti sistem tersebut, lebih murah, cepat,
produktif dan memuaskan fihak-fihak yang dilayani dengan sistem tersebut.
4. Validasi Desain
Validasi desain merupakan proses kegiatan untuk menilai apakah rancangan
produk, dalam hal ini sistem kerja baru secara rasional akan lebih efektif dari
yang lama atau tidak. Dikatakan secara rasional, karena validasi di sini
masih bersifat penilaian berdasarkan pemikiran rasional, belum fakta
lapangan.
Validasi produk dapat dilakukan dengan cara menghadirkan
beberapa pakar atau tenaga ahli yang sudah berpengalaman untuk menilai
produk baru yang dirancang tersebut. Setiap pakar diminta untuk menilai
desain tersebut, sehingga selanjutnya dapat diketahui kelemahan dan
kekuatannya. Validasi desain dapat dilakukan dalam forum diskusi. Sebelum
diskusi peneliti mempresentasikan proses penelitian sampai ditemukan
desain tersebut, berikut keunggulannya.
5. Perbaikan Desain
Setelah desain produk, divalidasi melalui diskusi dengan pakar dan para ahli
lainnya, maka akan dapat diketahui kelemahannya. Kelemahan tersebut
selanjutnya dicoba untuk dikurangi dengan cara memperbaiki desain. Yang
bertugas memperbaiki desain adalah peneliti yang mau menghasilkan produk
tersebut.
6. Uji Coba Produk
Seperti telah dikemukakan, kalau dalam bidang teknik, desain prod uk yang
telah dibuat tidak bisa langsung diuji coba dulu, tetapi harus dibuat terlebih
dulu, menghasilkan barang, dan barang terse but yang diujicoba. Misalnya
desain mesin pengolah sampah, setelah divalidasi dan direvisi, maka
selanjutnya mesin terse but dapat dibuat dalam bentuk prototipe. Prototipe
inilah yang selanjutnya diuji coba.
Dalam bidang administrasi atau sosial desain produk seperti sistem
kerja baru dapat langsung diuji coba, setelah divalidasi dan revisi. Uji coba
tahap awal dilakukan dengan simulasi penggunaan sistem kerja tersebut.
Setelah disimulasikan, maka dapat diujicobakan pada kelompok yang
terbatas. Pengujian dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan informasi
apakah sistem kerja yang baru tersebut lebih efektif dan efisien
dibandingkan sistem lama atau sistem yang lain.
Untuk itu pengujian dapat dilakukan dengan eksperimen, yaitu
membandingkan efektivitas dan efisiensi sistem kerja lama dengan yang
baru. Seperti telah dikemukan efektivitas Sistem Kerja baru akan diukur
berdasarkan, arus kerja menjadi pendek dan lancar, pegawai lebih mudah
302

