Page 283 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 283

sesungguhnya terjadi pada obyek yang diteliti. Tetapi perlu diketahui bahwa
           kebenaran realitas data menurut penelitian kualitatif tidak bersifat tunggal,
           tetapi jamak dan tergantung pada konstruksi manusia, dibentuk dalam diri
           seorang sebagai hasil proses mental tiap individu dengan berbagai latar
           belakangnya. Oleh karena itu bila terdapat 10 peneliti dengan latar belakang
           yang berbeda meneliti pada obyek yang sarna, akan mendapatkan  10 temuan,
           dan semuanya dinyatakan valid, kalau apa yang ditemukan itu tidak berbeda
           dengan kenyataan  sesungguhnya  yang terjadi pada obyek yang diteliti.
           Dalam obyek yang sama peneliti yang berlatar belakang Pendidikan akan
           menemukan   data yang berbeda dengan peneliti  yang berlatar  belakang
           Manajemen, Antropologi, Sosiologi, Kedokteran, Teknik dan sebagainya.
                  Pengertian reliabilitas dalam penelitian kuantitatif, sangat berbeda
           dengan reliabilitas dalam penelitian kualitatif. Hal ini terjadi karena terdapat
           perbedaan paradigma dalam melihat realitas. Menurut penelitian kualitatif,
           suatu realitas itu bersifat majemukiganda,  dinamis/selalu  berubah, sehingga
           tidak ada yang konsisten, dan berulang seperti semula. Heraclites  dalam
           Nasution (1988) menyatakan bahwa "kita tidak bisa dua kali masuk sungai
           yang sarna" Air mengalir terus, waktu terus berubah,  situasi senantiasa
           berubah dan demikian pula perilaku manusia yang terlibat dalam situasi
           sosial. Dengan dernikian tidak ada suatu data yang tetap/konsistenlstabil.
                  Selain itu, cara melaporkan  penelitian bersifat ideosyneratic  dan
           individualistik,  selalu berbeda dari orang perorang. Tiap peneliti memberi
           laporan  menurut  bahasa  dan jalan  fikiran  sendiri.  Demikian  dalam
           pengumpulan  data, pencatatan hasil observasi dan wawancara terkandung
           unsur-unsur  individualistik.  Proses  penelitian  sendiri  selalu  bersifat
           personalistik  dan tidak ada dua peneliti akan menggunakan  dua cara yang
           persis sarna.
           B.    Pengujian validitas         dan    reliabilitas    Penelitian
               Kualitatif
           Dalam pengujian keabsahan data, metode penelitian kualitatif menggunakan
           istilah  yang berbeda  dengan  penelitian  kuantitatif.  Perbedaan  tersebut
           ditunjukkan pada tabel 14. 1 berikut.
                                        TABEL 14.1
            PERBEDAAN ISTILAH DALAM PENGUJIAN KEABSAHAN DATA
                  ANTARA METODE KUALITATIF DAN KUANTITATIF

                    Aspek         Metode Kualitatif    Metode Kuantitatif
                 Nilai kebenaran   Validitas Internal  Kredibilitas (credibility)
                   Penerapan      Validitas eksternal  Transferability/keteralihan
                                    (generalisasi)
                   Konsistensi       Reliabilitas    Auditability, dependability
                   Naturalitas       Obyektivitas      Confirmability (dapat
                                                           dikonfirnasi)

                                            269
   278   279   280   281   282   283   284   285   286   287   288