Page 288 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 288

Siang        ..••.••t-----------;.~Sore








                                             Pagi

                      Gambar 14.2 c. Triangulasi waktu pengumpulan data.

            1) Triangulasi Sumber.
            Triangulasi  sumber untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara
            mengecek  data yang telah diperoleh  melalui beberapa  sumber. Sebagai
            contoh,  untuk  menguji  kredibilitas  data tentang  gaya  kepemimpinan
            seseorang,  maka pengumpulan  dan pengujian  data yang telah diperoleh
            dilakukan  ke bawahan yang dipimpin, ke atasan yang menugasi, dan ke
            ternan kerja yang merupakan kelompok kerjasama. Data dari ke tiga sumber
            tersebut, tidak bisa dirata-ratakan seperti dalam penelitian kuantitatif, tetapi
            dideskripsikan,  dikategorisasikan,  mana  pandangan  yang  sarna,  yang
            berbeda, dan mana spesifik dari tiga sumber data tersebut. Data yang telah
            dianalisis oleh peneliti sehingga menghasilkan suatu kesimpulan selanjutnya
            dimintakan kesepakatan (member cheek) dengan tiga sumber data tersebut.

            2) Triangulasi Teknik
            Triangulasi  teknik untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara
            mengecek data kepada sumber yang sarna dengan teknik yang berbeda.
           Misalnya data diperoleh dengan wawancara, lalu dicek dengan observasi,
            dokumentasi, atau kuesioner. Bila dengan tiga teknik pengujian kredibilitas
            data  tersebut,  menghasilkan  data  yang  berbeda-beda,  maka  peneliti
           melakukan diskusi lebih lanjut kepada sumber data yang bersangkutan atau
            yang lain, untuk memastikan data mana yang dianggap benar. Atau mungkin
            semuanya benar, karena sudut pandangnya berbeda-beda.
           3) Triangulasi Waktu
           Waktu juga sering mempengaruhi kredibilitas data. Data yang dikumpulkan
           dengan teknik wawancara di pagi hari pada saat nara sumber masih segar,
           belum ban yak masalah, akan memberikan data yang lebih valid sehingga
           lebih kredibel. Untuk itu dalam rangka pengujian kredibilitas  data dapat
           dilakukan dengan cara melakukan pengecekan dengan wawancara, observasi
           atau teknik lain dalam waktu atau situasi yang berbeda.  Bila hasil uji
           menghasilkan  data yang berbeda, maka dilakukan  secara berulang-ulang
           sehingga sampai ditemukan kepastian datanya.


                                            274
   283   284   285   286   287   288   289   290   291   292   293