Page 282 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 282
be synonymous with the consistency of data produced by observations made
by different researchers (e.g interrater reliability), by the same researcher at
different times (e.g test retest), or by splitting a data set in two parts (split-
half)" ReJiabilitas berkenaan dengan derajad konsistensi dan stabilitas data
atau ternuan. Dalarn pandangan positivistik (kuantitatif), suatu data
dinyatakan reJiabel apabiJa dua atau lebih peneliti dalam obyek yang sarna
rnenghasilkan data yang sarna, atau peneliti sarna dalarn waktu berbeda
rnenghasilkan data yang sarna, atau sekelompok data bila dipecah menjadi
dua rnenunjukkan data yang tidak berbeda. Kalau peneliti satu rnenernukan
dalarn obyek berwarna rnerah, rnaka peneliti yang lain juga dernikian. Kalau
seorang peneliti dalam obyek kemarin menemukan data berwarna merah,
maka sekarang atau besok akan tetap berwarna rnerah. Karena reliabilitas
berkenaan dengan derajad konsistensi, maka bila ada peneliti lain
rnengulangi atau rnereplikasi dalam penelitian pada obyek yang sarna dengan
metode yang sarna maka akan menghasilkan data yang sama. Suatu data
yang reliabel atau konsisten akan cenderung valid, walaupun belum tentu
valid. Orang yang berbohong secara konsisten akan terlihat valid, walaupun
sebenarnya tidak valid.
Obyektivitas berkenaan dengan "derajad kesepakatan" atau
"interpersonal agreement" antar banyak orang terhadap suatu data. Bila dari
100 orang, terdapat 99 orang menyatakan bahwa terdapat warna merah
dalam obyek penelitian itu, sedangkan yang satu orang menyatakan warna
lain, maka data tersebut adalah data yang obyektif. Obyektif di sini lawannya
subyektif. Data yang obyektif akan cenderung valid, walaupun belurn tentu
valid. Dapat terjadi suatu data yang disepakati banyak orang belum tentu
valid, tetapi yang disepakati sedikit orang malah lebih valid. Sebagai contoh
terdapat 99 orang rnenyatakan bahwa A bukan pencuri (obyektif), dan satu
orang menyatakan bahwa A adalah pencuri (subyektif). Ternyata yang betul
adalah pernyataan satu orang, karena yang 99 orang tersebut ternan-ternan
dari si A yang sarna-sarna pencuri, sehingga menyatakan si A bukan pencuri.
Dalam penelitian kuantitatif, untuk mendapatkan data yang valid,
reliabel dan obyektif, maka penelitian dilakukan dengan menggunakan
instrurnen yang valid dan reliabel, dilakukan pada sampel yang mendekati
jumlah populasi dan pengumpularn serta analisis data dilakukan dengan cara
yang benar. Dalarn penelitian kuantitatif, untuk mendapatkan data yang valid
dan reliabel yang diuji validitas dan reliabilitasnya adalah instrumen
penelitiannya, sedangkan dalarn penelitian kualitatif yang diuji adalah
datanya. Oleh karena itu Susan Stainback (1988) menyatakan bahwa
penelitian kuantitatif lebih menekankan pada aspek reliabilitas, sedangkan
penelitian kualitatif lebih pada aspek validitas.
Dalam penelitian kualitatif, temuan atau data dapat dinyatakan valid
apabila tidak ada perbedaan antara yang dilaporkan peneliti dengan apa yang
268

