Page 281 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 281
BAB
14
VALIDITAS DAN RELIABILIT AS
PENELITIAN KUALITATIF
A. Pengertian
Uji keabsahan data dalam penelitian, sering hanya ditekankan pada uji
validitas dan reliabilitas. Dalam penelitian kuantitatif, kriteria utama
terhadap data hasil penelitian adalah, valid, reliabel dan obyektif. Validitas
merupakan derajad ketepatan antara data yang terjadi pada obyek penelitian
dengan daya yang dapat dilaporkan oleh peneliti. Dengan demikian data
yang valid adalah data "yang tidak berbeda" antar data yang dilaporkan oleh
peneliti dengan data yang sesungguhnya terjadi pada obyek penelitian. Kalau
dalam obyek penelitian terdapat warna merah, maka peneliti akan
melaporkan warna merah; kalau dalam obyek penelitian para pegawai
bekerja dengan keras, maka peneliti melaporkan bahwa pegawai bekerja
dengan keras. Bila peneliti membuat laporan yang tidak sesuai dengan apa
yang terjadi pada obyek, maka data tersebut dapat diriyatakan tidak valid
Terdapat dua macam validitas penelitian, yaitu validitas internal dan
validitas eksternal. Validitas internal berkenaan dengan derajad akurasi
desain penelitian dengan hasil yang dicapai. Kalau dalam desain penelitian
dirancang untuk meneliti etas kerja pegawai, maka data yang diperoleh
seharusnya adalah data yang akurat tentang etas kerja pegawai. Penelitian
menjadi tidak valid, apabila yang ditemukan adalah motivasi kerja pegawai.
Validitas eksternal berkenaan dengan derajad akurasi apakah hasil
penelitian dapat digeneralisasikan atau diterapkan pada populasi di mana
sampel tersebut diambil. Bila sampel penelitian representatif, instrumen
penelitian valid dan reliabel, cara mengumpulkan dan analisis data benar,
maka penelitian akan memiliki validitas eksternal yang tinggi.
Dalam hal reliabilitas, Susan Stainback (1988) menyatakan bahwa
"reliability is often defined as the consistency and stability of data or
findings. From a positivistic perspective, reliability typically is considered to
267

