Page 233 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 233
informasi. Seperti ditegaskan oleh Lincoln dan Guba (1985) bahwa "If the
purpose is to maximize information, then sampling is terminated when no
new information isforth-coming from newly sampled units; this redundancy
is the primary criterion". Dalam hubungan ini S. Nasution (1988)
menjelaskan bahwa penentuan unit sampel (responden) dianggap telah
memadai apabila telah sampai kepada taraf "redundancy" (datanya telah
jenuh, ditambah sampel lagi tidak memberikan informasi yang baru), artinya
bahwa dengan menggunakan responden selanjutnya boleh dikatakan tidak
lagi diperoleh tambahan informasi baru yang berarti.
Dalam proposal penelitian kualitatif, sampel sumber data yang
dikemukakan masih bersifat sementara. Namun demikian pembuat proposal
perlu menyebutkan siapa-siapa yang kemungkinan akan digunakan sebagai
sumber data. Misalnya akan meneliti gaya belajar anak jenius, maka
kemungkinan sampel sumber datanya adalah orang-orang yang dianggap
jenius, keluarga, guru yang membimbing, serta kawan-kawan dekatnya.
Selanjutnya misalnya meneliti tentang gaya kepemimpinan seseorang, maka
kemungkinan sampel sumber datanya adalah pimpinan yang bersangkutan,
bawahan, atasan, dan teman sejawatnya, yang dianggap paling tahu tentang
gaya kepemimpinan yang diteliti.
Teknik pengambilan sampel sumber data dalam penelitian kualitatif yang
bersifat purposive dan snowball itu dapat digambarkan seperti gambar 11.4
berikut.
Gambar 11.4. Proses pengambilan sampel sumber data dalam
penelitian kualitatif, purposive dan snowball
Berdasarkan gambar 11.4 tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut. Dalam
proposal penelitian, peneliti telah merencanakan A sebagai orang pertama
sebagai sumber data. Informan awal ini sebaiknya dipilih orang yang bisa
"rnernbukakan pintu" untuk mengenali keseluruhan medan secara luas
(mereka yang tergolong gatekeepers/penjaga gawang dan knowledgeable
informant/informan yang yang cerdas). Selanjutnya oleh A disarankan ke B
dan C. Dari C dan B belum memperoleh data yang lengkap, maka peneliti ke
F dan G. Dari F dan G belum memperoleh data yang akurat, maka peneliti
220

