Page 98 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 98

b. Sampling Kuota
           Sampling Kuota adalah teknik untuk menentukan sampel dati populasi yang
           mempunyai ciri-ciri tertentu sampai jumlah (kuota) yang diinginkan. Sebagai
           contoh, akan melakukan penelitian tentang pendapat masyarakat terhadap
           pelayanan  masyarakat  dalam urusan Ijin Mendirikan  Bangunan.  Jumlah
           sampel  yang  ditentukan  500 orang.  Kalau  pengumpulan  data belum
           didasarkan  pada 500 orang tersebut,  maka penelitian  dipandang  belum
           selesai, karena belum memenuhi kouta yang ditentukan.
              Bila pengumpulan  data dilakukan secara kelompok yang terdiri atas 5
           orang  pengumpul  data,  maka  setiap  anggota  kelompok  harus  dapat
           menghubungi  100 orang anggota sampel, atau 5 orang tersebut harus dapat
           mencari data dari 500 anggota sampe!.
           c. Sampling Insidental
              Sampling   Insidental  adalah  teknik  penentuan  sampel  berdasarkan
           kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulanlinsidental  bertemu dengan
           peneliti  dapat  digunakan  sebagai  sampel,  bila dipandang  orang  yang
           kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data.

           d. Sampling Purposive
              Sampling   Purposive  adalah   teknik  penentuan  sampel   dengan
           pertimbangan tertentu. Misalnya akan melakukan penelitian tentang kualitas
           makanan, maka sampel sumber datanya adalah orang yang ahli makanan,
           atau penelitian tentang kondisi politik di suatu daerah, maka sampel sumber
           datanya adalah orang yang ahli politik. Sampel ini lebih cocok digunakan
           untuk penelitian kualitatif, atau penelitian-penelitian  yang tidak melakukan
           generalisasi .

           e. Sampling Lenuh
              Sampling Jenuh adalah teknik penentuan sampel bila semua anggota
           populasi digunakan sebagai sampel. Hal ini sering dilakukan bila jumlah
           populasi  relatif kecil, kurang dari 30 orang, atau penelitian  yang ingin
           membuat  generalisasi  dengan kesalahan  yang sangat keci!. Istilah lain
           sampel jenuh  adalah sensus, dimana semua anggota populasi  dijadikan
           sampel.
          f. Snowball Sampling
           Snowball  sampling  adalah  teknik  penentuan  sampel  yang  mula-mula
           jumlahnya kecil, kemudian membesar. Ibarat bola salju yang menggelinding
           yang lama-lama  menjadi besar. Dalam penentuan  sampel, pertama-tama
           dipilih satu atau dua orang, tetapi karena dengan dua orang ini belum merasa
           lengkap terhadap data yang diberikan, maka peneliti mencari orang lain yang
           dipandang lebih tahu dan dapat melengkapi data yang diberikan oleh dua

                                            S5
   93   94   95   96   97   98   99   100   101   102   103