Page 101 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 101
Berdasarkan rumus tersebut dapat dihitung jumlah sampel dari populasi
mulai dari 10 sampai dengan 1.000.000. Dari tabel 5.1 terlihat bahwa, makin
besar taraf kesalahan, maka akan semakin keeil ukuran sampel. Sebagai
contoh: untuk populasi 1000, untuk taraf kesalahan 1%, jumlah sampelnya =
399; untuk taraf kesalahan 5% jurnlah sampelnya = 258, dan untuk taraf
kesalahan 10%, jumlah sampelnya = 213. Dari tabel juga terlihat bahwa bila
jumlah populasi tak terhingga, maka jurnlah anggota sampelnya untuk
kesalahan 1% = 664, 5% = 349, dan 10%, 272. Untuk jumlah populasi 10
jurnlah anggota sampel sebenarnya hanya 9,56 tetapi dibulatkan, sehingga
menjadi 10.
Cara menentukan ukuran sampel seperti yang dikemukakan di atas
didasarkan atas asumsi bahwa populasi berdistribusi normal. Bila sampel
tidak berdistribusi normal, rnisalnya populasi homogen maka cara-cara
tersebut tidak perlu dipakai. Misalnya populasinya benda, katakan logam
dimana susunan molekulnya homogen, maka jurnlah sampel yang diperlukan
1% saja sudah bisa mewakili.
Sebenamya terdapat berbagai rumus untuk menghitung ukuran
sampel, misalnya dari Cochran, Cohen dll. Bila keduanya digunakan untuk
menghitung ukuran sampel, terdapat sedikit perbedaan jumlahnya. Lalu yang
dipakai yang mana? Sebaiknya yang dipakai adalah jumlah ukuran sampel
yang paling besar.
Selanjutnya pada gambar 5.7 berikut ini diberikan cara menentukan
jumlah anggota sampel dengan menggunakan Nomogram Herry King seperti
berikut ini.
Dalam Nomogram Herry King tersebut, jumlah populasi maksimum
2000, dengan taraf kesalahan yang bervariasi, mulai 0,3% sampai dengan
15%, dan faktor pengaJi yang disesuaikan dengan taraf kesalahan yang
ditentukan. Dalam nomogram terlihat untuk confident interval (interval
kepereayaan) 80% faktor pengalinya = 0,780, untuk 85% faktor pengalinya
= 0,785; untuk 99% faktor pengalinya = 1,195 dan untuk 99% faktor
pengalinya = 1,573.
Contoh:
Misalnya populasi berjumlah 200. Bila dikehendaki kepercayaan sampel
terhadap populasi 95% atau tingkat kesalahan 5%, maka jumlali sampel yang
diambil 0,58 X 200 X 1,195) = 19,12 orang. (Tarik dari angka 200 melewati
taraf kesalahan 5%, maka akan ditemukan titik: di atas angka 60. Titik itu
kurang lebih 58, untuk kesalahan 5% berarti tara! kepercayaan 95%, sehingga
faktor pengalinya = 1,195).
88

