Page 94 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 94
B. Sampel
Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh
populasi tersebut. Bila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin
mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan
dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang
diambil dari populasi itu. Apa yang dipelajari dari sampel itu,
kesimpulannya akan dapat diberlakukan untuk populasi. Untuk itu sampel
yang diambil dari populasi harus betul-betul representatif (mewakili).
Bila sampel tidak representatif, maka ibarat orang buta disuruh
menyimpulkan karakteristik gajah. Satu orang memegang telinga gajah,
maka ia menyimpulkan gajah itu seperti kipas. Orang kedua memegang
badan gajah, maka ia menyimpulkan gajah itu seperti tembok besar. Satu
orang lagi memegang ekornya, maka ia menyimpulkan gajah itu kecil seperti
seutas tali. Begitulah kalau sampel yang dipilih tidak representatif, maka
ibarat 3 orang buta itu yang membuat kesimpulan salah tentang gajah.
c. Teknik Sampling
Teknik sampling adalah merupakan teknik pengambilan sampel. Untuk
menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian, terdapat
berbagai teknik sampling yang digunakan. Secara skematis, teknik macam-
macam sampling ditunjukkan pada gambar 5.1.
Teknik )
[ Sampling
~ ~
Probability sampling Non probability
Sampling
1. Simple random sampling 1. Sampling sistematis
2. Proportionate stratified 2. Sampling kuota
random sampling
3. Sampling incidental
3. Disproportionate
stratified random 4. Purposive Sampling
sampling
5. Sampling jenuh
4. Area (cluster) sampling 6. Snowball sampling
(sampling menurut
daerah)
Gambar 5.1 Macam-macam Teknik Sampling
81

