Page 22 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 22
dipisahkan. Ibarat meneliti performance suatu mobil, peneliti kuantitatif
dapat meneliti mesinnya saja, atau bodynya saja, tetapi peneliti kualitatif
akan meneliti semua komponen dan hubungan satu dengan yang lain, serta
kinerja pada saat mobil dijalankan.
Realitas dalam penelitian kualitatif tidak hanya yang tampak
(teramati), tetapi sampai dibalik yang tampak tersebut. Misalnya melihat ada
orang yang sedang mancing, penelitian kuantitatif akan menganggap bahwa
mancing itu merupakan kegiatan mencari ikan, sedangkan dalam penelitian
kualitatif akan melihat yang lebih dalam mengapa ia mancing. Ia mancing
mungkin untuk menghilangkan stress, daripada nganggur, atau mencari
ternan. Jadi realitas itu merupakan konstruksi atau interprestasi dari
pemahaman terhadap semua data yang tampak di lapangan.
b. Hubungan Peneliti dengan yang diteliti
Dalam penelitian kuantitatif, kebenaran itu di luar dirinya, sehingga
hubungan antara peneliti dengan yang diteliti harus dijaga jaraknya sehingga
bersifat independen. Dengan menggunakan kuesioner sebagai teknik
pengumpulan data, maka peneliti kuantitatif hampir tidak mengenal siapa
yang diteliti atau responden yang memberikan data. Dalam penelitian
kualitatif peneliti sebagai human instrument dan dengan teknik pengumpulan
data participant observation (observasi berperan serta) dan in depth
interview (wawancara mendalam), maka peneliti harus berinteraksi dengan
sumber data. Dengan demikian peneliti kualitatif harus mengenal betul orang
yang memberikan data.
c. Hubungan antar Variabel
Peneliti kuantitatif dalam melihat hubungan variabel terhadap obyek yang
diteliti lebih bersifat sebab dan akibat (kausal), sehingga dalam penelitiannya
ada variabel independen dan dependen. Dari variabel terse but selanjutnya
dicari seberapa besar pengaruh varia bel independen terhadap variabel
dependen. Contoh: pengaruh iklan terhadap nilai penjualan, artinya semakin
banyak iklan yang ditayangkan maka akan semakin banyak nilai penjualan.
Iklan sebagai varia bel independen (sebab) dan nilai penjuaJan sebagai
variabel depend en (akibat),
Dalam penelitian kualitatif yang bersifat holistik dan lebih
menekankan pada proses, maka penelitian kualitatif dalam melihat hubungan
antar variabel pada obyek yang diteliti lebih bersifat interaktif yaitu saling
mempengaruhi (reciprocallinteraktif), sehingga tidak diketahui mana
variabel independen dan dependennya. Contoh: hubungan antara iklan dan
nilai penjualan. Dalam hal ini hubungannya interaktif, artinya makin banyak
uang yang dikeluarkan untuk iklan maka akan semakin banyak nilai
11

