Page 21 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 21

Perbedaan  aksioma  antara  peneJitian  kualitatif  dan kuantitatif,  ditunjukkan
            pada tabel 1.1 berikut.
            a. Sifat Realitas
            Dalam  mernandang  realitas,  gejala,  atau  obyek  yang  diteliti,  terdapat
            perbedaan  antara  metode  kualitatif  dan  kuantitatif.  Seperti  teJah
            dikemukakan,  dalarn  rnetode  kuantitatif  yang  berlandaskan  pada  filsafat
            positivisme,  realitas  dipandang  sebagai  sesuatu yang kongkrit,  dapat diamati
            dengan  panca indera, dapat dikategorikan  menurut jenis,  bentuk,  warna, dan
            perilaku,  tidak  berubah,  dapat  diukur  dan diverivikasi.  Dengan  demikian
            dalarn  peneJitian  kuantitatif,  peneliti  dapat  rnenentukan  hanya  beberapa
            variabel  saja  dari  obyek  yang  diteliti,  dan  kemudian  dapat  membuat
            instrumen  untuk mengukurnya.


                                        TABEL 1.1
                            PERBEDAAN AKSIOMA ANTARA
                       METODE KUALIT ATIF DAN KUANTITA TIF
             Aksioma Dasar     Metode Kuantitatif    Metode Kualitatif
             Sifat realitas    Dapat diklasifikasikan,  Ganda, holistik, dinamis, hasiJ
                               konkrit, teramati, terukur  konstruksi dan pernaharnan
             Hubungan peneliti  Independen,supaya    Interaktif dengan sumber data
             dengan yang       terbangun obyektivitas  supaya memperoleh makna
             diteliti
             Hubungan variabel  Sebab-akibat  (kausal)  Timbal balik/interaktif/
                                                        4{        ~I Y I

                                                                  "'1
                                                              ..•
                                 ~                              zy



             Kemungkinan       Cenderung membuat     Transferability  (hanya
             general isasi     generalisasi          mungkin dalam ikatan konteks
                                                     dan waktu)
             Peranan  nilai    Cenderung bebas nilai  Terikat nilai-nilai yang dibawa
                                                     peneliti dan sumber data



            Dalam  penelitian  kualitatif  yang berlandaskan  pada filsafat  postpositivisme
            atau paradigrna  interpretive,  suatu realitas  atau obyek  tidak  dapat  dilihat
            secara parsial  dan dipecah  ke dalam beberapa  variabel.  Penelitian  kualitatif
            memandang  obyek sebagai  sesuatu yang dinamis,  hasil konstruksi  pernik iran
            dan interprestasi  terhadap  gejala  yang diamati,  serta utuh (holistic)  karena
            setiap  aspek  dari  obyek  itu mempunyai  satu  kesatuan  yang  tidak  dapat



                                             10
   16   17   18   19   20   21   22   23   24   25   26