Page 172 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 172
3. Contoh 3 (penelitian eksperimen)
a. Judul penelitian: Pengaruh penerapan Gugus Kendali Mutu
Terpadu terhadap Produktivitas Kerja Karyawan di Industri
Konstruksi
b. Dalam hal ini digunakan true experimental design. Dalam model
ini terdapat kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dimana
pengambilannya dilakukan secara random. Paradigma adalah
seperti:
R = kelompok eksperimen dan kontrol diambil secara
random.
0, & 0 = ke dua kelompok tersebut diobservasi dengan
3
pretest untuk mengetahui kemampuan kerja
awalnya. Yang diharapkan kemampuan kerja
awalnya sama.
O 2 = produktivitas kerja karyawan yang telah dikenai
kendali mutu.
0 4 = produktivitas karyawan yang tidak dikenai
kendali mutu.
X = treatment. Kelompok atas sebagai kelompok eksperimen diberi treatment, yaitu
dalam kerjanya digunakan Gugus Kendali Mutu Terpadu. Sedangkan kelompok
bawah tidak diberi treatmentlsebagai kelompok kontrol.
Untuk contoh no. 3 di atas terdapat dua kali analisis. Analisis yang pertama
adalah menguji perbedaan kemampuan awal antara kelompok eksperimen
dan kelompok kontrol (01:0 ), Pengujiannya menggunakan t-test. Hasil
3
yang diharapkan tidak terdapat perbedaan yang signifikansi antara
kemampuan awal kelompok kontrol dan kelompok eksperimen, yaitu antara
0 1 dengan O 2 .
Analisis yang kedua adalah untuk menguji hipotesis yang diajukan.
Dalam hal ini hipotesis yang diajukan adalah: "Penerapan Gugus Kendali
Mutu akan meningkatkan produktivitas kerja karyawan". Teknik statistik
yang digunakan untuk menguji hipotesis tersebut adalah teknik t-test untuk
dua sampel related. Yang diuji adalah perbedaan antara O 2 dengan 0 4 .
Kalau terdapat perbedaan di mana O 2 Jebih besar dari 0 1 maka Gugus
Kendali Mutu berpengaruh positif, dan bila O 2 lebih kecil daripada 0 4 maka
berpengaruh negatif.
D. Konsep Dasar Pengujian Hipotesis
Sebelum diberikan contoh analisis data dan pengujian hipotesis terlebih
dahulu diberikan konsep dasar tentang pengujian hipotesis. Seperti telah
dikemukakan pada Bab 3 (masalah dan hipotesis), hipotesis diartikan
sebagai jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian.
Kebenaran dari hipotesis itu harus dibuktikan melalui data yang terkumpul.
159

