Page 297 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 297
seberapa tinggi tingkat disiplin pegawai di departemen A. Kalau rumusan
masalahnya: apakah ada pengaruh latihan terhadap produktivitas kerja
pegawai, maka tujuan penelitiannya adalah: ingin mengetahui apakab
pengaruh latihan terhadap produktivitas kerja pegawai, dan kalau ada
seberapa besar. Rumusan masalah dan tujuan penelitian ini jawabannya
terletak pada kesimpulan penelitian.
F. Kegunaan Hasil Penelitian
Kegunaan hasil penelitian merupakan dampak dari tercapainya tujuan. Kalau
tujuan penelitian dapat tercapai, dan rumusan masalah dapat terjawab secara
akurat maka sekarang kegunaannya apa. Kegunaan hasil penelitian ada dua
hal yaitu :
a. Kegunaan untuk mengembangkan ilmu/kegunaan teoritis.
b. Kegunaan praktis, yaitu membantu memecahkan dan mengantisipasi
masalah yang ada pada obyek yang diteliti.
II. LANDASAN TEORI, KERANGKA BERFIKIR DAN
PENGAJUAN HIPOTESIS
A. Deskripsi teori
Deskripsi teori adalah, teori-teori yang relevan yang dapat digunakan untuk
menjelaskan tentang variabel yang akan diteliti, serta sebagai dasar untuk
memberi jawaban semen tara terhadap rumusan masalah yang diajukan
(hipotesis), dan penyusunan instrumen penelitian.
Teori-teori yang digunakan bukan sekedar pendapat dari pengarang,
pendapat penguasa, tetapi teori yang betul-betul telah teruji kebenarannya.
Di sini juga diperlukan dukungan hasil-hasil penelitian yang telah ada
sebelumnya yang ada kaitannya dengan variabel yang akan diteliti. Jumlah
teori yang dikemukakan tergantung pada variabel yang diteliti. Kalau
variabel yang diteliti ada lima, maka jumlah teori yang dikemukakan juga
ada lima.
B. Kerangka Berfikir
Kerangka berfikir merupakan model konseptual tentang bagaimana teori
berhubungan dengan berbagai faktor yang telah diidentifikasi sebagai
masalah yang penting.
Kerangka berfikir yang baik akan menjelaskan secara teoritis pertautan antar
variabel yang akan diteliti. Jadi secara teoritis perlu dijelaskan hubungan
antar variabel independen dan dependen. Bila dalam penelitian ada variabel
moderator dan intervening, maka juga perlu dijelaskan, mengapa variabel itu
ikut dilibatkan dalam penelitian. Pertautan antar variabel tersebut,
selanjutnya dirumuskan ke dalam bentuk paradigma penelitian. Oleh karena
283

