Page 222 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 222
merupakan domain tunggal atau beberapa domain yang terkait dari situasi
sosial. Dalam penelitian kualitatif, penentuan fokus dalam proposal lebih
didasarkan pada tingkat kebaruan informasi yang akan diperoleh dari situasi
sosial (lapangan).
Kebaruan informasi itu bisa berupa upaya untuk memahami secara lebih luas
dan mendalam tentang situasi sosial, tetapi juga ada keinginan untuk
menghasi!kan hipotesis atau ilmu baru dari situasi sosial yang diteliti. Fokus
yang sebenarnya dalam penelitian kualitatif diperoleh setelah peneliti
melakukan grand tour observation dan grand tour question atau yang
disebut dengan penjelajahan umum. Dari penjelajahan umum ini peneliti
akan memperoleh gambaran umum menyeluruh yang masih pada tahap
permukaan tentang situasi sosial. Untuk dapat memahami secara lebih luas
dan mendalam, maka diperlukan pemilihan fokus penelitian.
Spradley dalam Sanapiah Faisa! (1988) mengemukakan empat alternatif
untuk menetapkan fokus yaitu:
1. Menetapkan fokus pada permasalahan yang disarankan oleh informan
2. Menetapkan fokus berdasarkan domain-domain tertentu organizing
domain
3. Menetapkan fokus yang memiliki nilai temuan untuk pengembangan
iptek
4. Menetapkan fokus berdasarkan permasalahan yang terkait dengan teori-
teori yang telah ada
c. Bentuk Rumusan masalah
Berdasarkan level of explanation suatu gejala, maka secara umum terdapat
tiga bentuk rumusan masalah, yaitu rumusan masalah deskriptif, komparatif
dan assosiatif.
1. Rumusan masalah deskriptif adalah suatu rumusan masalah yang
memandu peneliti untuk mengeksplorasi dan atau memotret situasi
sosial yang akan diteliti secara menyeluruh, luas dan mendalam.
2. Rumusan masalah komparatif adalah rumusan masalah yang memandu
peneliti untuk membandingkan antara konteks sosial atau domain satu
dibandingkan dengan yang lain.
3. Rumusan masalah assosiatif atau hubungan adalah rumusan masalah
yang memandu peneliti untuk mengkonstruksi hubungan antara situasi
sosial atau domain satu dengan yang lainnya. Rumusan masalah
assosiatif dibagi menjadi tiga yaitu, hubungan simetris, kausal dan
reciprocal atau interaktif. Hubungan simetris adalah hubungan suatu
gejala yang munculnya bersamaan sehingga bukan merupakan
hubungan sebab akibat atau interaktif. Hubungan kausal adalah
209

