Page 192 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 192

4. Triangulasi
          Dalam   teknik  pengumpulan  data, triangulasi  diartikan  sebagai  teknik
          pengumpulan   data yang bersifat  menggabungkan  dari berbagai  teknik
          pengumpulan data dan sumber data yang telah ada. Bila peneliti melakukan
          pengumpulan    data  dengan   triangulasi,  maka  sebenarnya  peneliti
          mengumpulkan    data  yang  sekaligus  menguji  kredibilitas  data,  yaitu
          mengecek kredibilitas data dengan berbagai teknik pengumpulan  data dan
          berbagai sumber data.
                  Triangulasi  teknik,  berarti  peneliti  menggunakan   teknik
          pengumpulan data yang berbeda-beda untuk mendapatkan data dari sumber
          yang   sarna.  Peneliti  menggunakan  observasi  partisipatif,  wawancara
          mendalam, dan dokumentasi untuk sumber data yang sarna secara serempak.
          Triangulasi  sumber berarti,  untuk mendapatkan  data dari sumber yang
          berbeda-beda dengan teknik yang sarna. Hal ini dapat digambarkan seperti
          gambar 12.6 a dan 12.6 b berikut.
                  Dalam hal triangulasi, Susan Stainback (1988) menyatakan bahwa
          "the aim is not to determine the truth about some social phenomenon,  rather
          the purpose of triangulation is to increase one's understanding of what ever
          is being  investigated".  Tujuan  dari trianggulasi  bukan  untuk mencari
          kebenaran  tentang beberapa  fenomena,  tetapi  lebih pada peningkatan
          pemahaman peneliti terhadap apa yang telah ditemukan. Selanjutnya Bogdan
          menyatakan "what the qualitative researcher is interested in is not truth per
          se, but rather perspectives. Thus, rather than trying to determine the "truth"
          ofpeople's  perceptions, the purpose of corroboration is to help researchers
          increase their understanding  and the probability that their finding will be
          seen as credible or worthy of concideration by others"
          Tujuan penelitian kualitatif memang bukan semata-mata mencari kebenaran,
          tetapi lebih pada pemahaman  subyek terhadap dunia sekitarnya.  Dalam
          memaharni  dunia sekitarnya,  mungkin apa yang dikemukakan   informan
          salah, karena tidak sesuai dengan teori, tidak sesuai dengan hukum.
                  Selanjutnya Mathinson (1988) mengemukakan bahwa "the value of
          triangulation lies in providing evidence - whether convergent, inconsistent,
          or contracdictory ". Nilai dari teknik pengumpulan data dengan trianggulasi
          adalah untuk mengetahui data yang diperoleh convergent  (meluas), tidak
          konsisten atau kontrakdiksi.  Oleh karena itu dengan menggunakan  teknik
          triangulasi dalam pengumpulan data, maka data yang diperoleh akan lebih
          konsisten, tuntas dan pasti. Melalui triangulasi "can build on the strengths of
          each type of data collection while minimizing the weakness in any single
          approach"  (Patton 1980). Dengan  triangulasi  akan lebih  meningkatkan
          kekuatan data, bila dibandingkan dengan satu pendekatan.




                                           241
   187   188   189   190   191   192   193   194   195   196   197