Page 6 - Ebook Penelitian Pendidikan
P. 6

PENGANTAR





            Borg and Gall (1989) mengungkapkan beberapa nama penelitian kuantitatif
            dan kualitatif.  Penelitian  kuantitatif  disebut sebagai metode tradisional,
           positivistik, scientific, confirmatory, kuantitatif. Sedangkan metode kualitatif
            sering disebut sebagai metode baru, postpositivistic,  discovery, interpretive
            dan kualitatif. Nama kedua metode tersebut yang paling banyak digunakan
            adalah metode kuantitatif dan kualitatif.

                   Perbedaan  kedua metode tersebut, tidak sernata-rnata  yang satu
            pakai angka dan yang lain tidak. Perbedaan kedua metode tersebut meliputi
            aksioma dasar, proses penelitian dan karakteristik penelitian itu sendiri. Dari
            segi proses, penelitian kuantitatif bersifat deduktif dan penelitian kualitatif
            bersifat induktif. Keberadaan metode tersebut tidak perlu dipertentangkan,
            karena justru satu sarna lain saling melengkapi.
                   Bila ditinjau  dari tingkat  kesulitan,  maka  sebenarnya  metode
            kualitatif lebih sulit bila dibandingkan  dengan metode kuantitatif. Seperti
            dinyatakan oleh Borg and Gall 1988 bahwa "Qualitative  research is much
            more difficult  to do well than quantitative  research  because  the data
            collected  are usually  subjective  and the main measurement  tool for
            collecting data is the investigator himself.
                   Pertanyaan  yang sering muncul terhadap ke dua metode tersebut
            adalah apakah kedua metode itu dapat digabungkan. Dalam hal ini Thomas
            D. Cook and Charles Reichardt, (1978) menyatakan "To the conclusion that
            qualitative and quantitative methods themselves can never be used together.
            Since the methods are linked to different paradigms  and since one must
            choose between mutually exclusive and antagonistic world views, one must
            also choose between the methods type". Kesimpulannya,  metode kualitatif
            dan kuantitatif  tidak akan pernah dipakai bersama-sarna,  karena ke dua
            metode  tersebut  memiliki  paradigma  yang berbeda  dan perbedaannya
            bersifat mutually exclusive, sehingga dalam penelitian hanya dapat memilih
            salah satu metode.
                   Karena paradigma  ke dua metode tersebut berbeda, maka sangat
            sulit  menggabungkan  metode  terse but  digunakan  dalam  satu  proses
           penelitian yang bersamaan. Menurut penulis, ke dua metode tersebut dapat
           digunakan  bersama-sama  atau digabung,  tetapi dengan  catatan  sebagai
           berikut.





                                             v
   1   2   3   4   5   6   7   8   9   10   11